Ahli IT, Mahir ICD !!!

Program Studi Informatika Medis

Prodi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) berfokus pada bidang Rekayasa Teknologi Kesehatan yang mencakup Sistem Informasi Kesehatan, E-Health & Telemedicine, Pencitraan Medis, Statistika Medis, Sistem Pendukung Keputusan Klinis / Sistem Pakar Kesehatan & Keamanaan dalam Pertukaran Data Medis serta penggunaan instrumentasi medis. Lulusan memiliki prospek kerja yang bagus dan terbuka mengingat di Jawa Timur memiliki fasilitas Kesehatan yang banyak dan prodi ini masih satu-satunya prodi di Jawa Timur.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:49 WIB

Prodi Informatika Medis UMLA Undang Kabag SIRS RSML di Seminar Teknologi Industri 2024

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Seminar

Lamongan, 24612/2024 – Program Studi S1 Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) kembali mengukuhkan komitmennya untuk memberikan wawasan terkini kepada mahasiswanya. Kali ini, Prodi Informatika Medis, beserta prodi teknik yang lain di Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan UMLA menggelar Seminar Teknologi Industri Batch 2 di tahun 2024 dengan tema “Peran Teknologi Digital untuk Meningkatkan Daya Saing di Bidang Industri dan Kesehatan”. ![](https://im.umla.ac.id/storage/iCe6yQUvA19GjouHdrUw1Uf9wgLr9my6uT4gVSLQ.jpg) Acara yang berlangsung di Aula Budi Utomo ini menghadirkan Rofiq Azhari, S.Kom, seorang profesional di bidang teknologi informasi yang menjabat sebagai Kabag IT RS Muhammadiyah Lamongan khususnya bagian pengembangan sistem informasi rumahsakit sekaligus CEO Cakra Langit Developer. Dalam materinya, Rofiq Azhari menjelaskan pentingnya peran teknologi digital dalam memajukan industri dan kesehatan. Teknologi seperti Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), keamanan siber, dan komunikasi digital telah menjadi fondasi penting untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di berbagai sektor. Rofiq juga mengulas implementasi teknologi digital di rumah sakit, mobile health, information display, rekam medis elektronik, media komunikasi, serta infrastruktur digital dan keamanan. Seminar ini turut membahas infrastruktur digital rumah sakit, termasuk penyimpanan data internal dan eksternal menggunakan layanan cloud, serta teknologi komunikasi digital seperti VOIP dan WhatsApp API. Teknologi smart office untuk pemantauan suhu real-time juga dipaparkan sebagai inovasi yang meningkatkan pengelolaan operasional. Di bidang keamanan jaringan, Rofiq menekankan pentingnya firewall, enkripsi data, dan penetration testing untuk melindungi sistem informasi dari ancaman siber. Rofiq juga memperkenalkan pengembangan otomatisasi hasil bacaan radiologi serta portal rekomendasi klinik bagi pasien. Untuk memastikan keberlanjutan sistem informasi, ia menjelaskan pentingnya jaringan ganda, server cluster, dan cadangan data.Melalui seminar ini, UMLA melalui prodi S1 Informatika Medis kembali menunjukkan perannya sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen untuk mencetak generasi unggul yang siap bersaing di kancah global serta satu-satunya prodi di kabupaten lamongan yang memiliki komitmen dalam pengembangan sistem dibidang kesehatan.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:46 WIB

Kuliah Tamu oleh dr. Marsha, Dokter Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan, di Prodi Informatika Medis

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Lamongan, 17 Desember 2024 — Dalam kuliah tamu yang digelar di Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan, dr. Marsha seorang dokter umum di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan, mengungkapkan kekhawatirannya mengenai potensi meningkatnya angka kesakitan di kalangan generasi Z (lahir antara tahun 1997-2012) di Indonesia. Kuliah yang berjudul “AKANKAH GEN Z MENJADI PENYUMBANG TERTINGGI ANGKA KESAKITAN DI INDONESIA?” ini diselenggarakan sebagai bagian dari mata kuliah Dasar Ilmu Kesehatan Masyarakat. ![](https://im.umla.ac.id/storage/WVPOhgAb52wc05flKRozfshaCoi5ywy0f70hCSB0.jpg) Menurut dr. Marsha, data kesehatan yang ada saat ini menunjukkan kecenderungan meningkatnya kasus penyakit yang dialami oleh generasi muda, terutama dalam kategori gangguan mental dan penyakit gaya hidup. “Gen Z dihadapkan pada berbagai tekanan hidup yang sangat berbeda dibandingkan dengan generasi sebelumnya, yang dapat mempengaruhi kesehatan mereka dalam jangka panjang,” ujar dr. Marsha kepada para mahasiswa Informatika Medis yang hadir dalam acara tersebut. **Penyakit Gaya Hidup dan Kesehatan Mental: Ancaman Utama Gen Z** dr. Marsha memaparkan beberapa faktor yang meningkatkan risiko kesakitan di kalangan Gen Z. “Salah satu tantangan besar adalah gaya hidup yang tidak sehat, yang mencakup pola makan yang buruk, kurangnya aktivitas fisik, dan ketergantungan pada perangkat digital,” jelasnya. Hal ini, lanjutnya, mengarah pada peningkatan kasus obesitas, diabetes tipe 2, serta gangguan muskuloskeletal seperti nyeri punggung dan leher akibat postur tubuh yang buruk. Lebih lanjut, dr. Marsha menyoroti masalah kesehatan mental sebagai salah satu ancaman terbesar bagi Gen Z. “Berdasarkan data rumah sakit kami dan penelitian terkait, tingkat gangguan kecemasan, depresi, dan stres di kalangan remaja dan dewasa muda semakin tinggi. Penyebabnya beragam, mulai dari tekanan akademik hingga dampak penggunaan media sosial yang berlebihan,” tambahnya. **Peran Teknologi dalam Meningkatkan Akses Kesehatan** Namun, dr. Marsha juga menilai bahwa meskipun tantangan kesehatan bagi Gen Z cukup besar, teknologi dapat menjadi alat yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan akses terhadap layanan kesehatan. “Dengan adanya teknologi kesehatan digital, seperti aplikasi kesehatan dan platform edukasi melalui media sosial, kita dapat menyebarkan informasi yang lebih luas tentang pentingnya pola hidup sehat, serta memberikan akses yang lebih mudah kepada generasi muda untuk berkonsultasi dengan tenaga medis,” paparnya. Dalam kuliah tersebut, dr. Marsha juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara dunia medis dan teknologi informasi, khususnya di bidang Informatika Medis, dalam menciptakan solusi yang dapat membantu menurunkan angka kesakitan. "Mahasiswa informatika medis memiliki peran penting dalam menciptakan sistem informasi kesehatan yang lebih efisien dan mudah diakses oleh semua kalangan, termasuk Gen Z," tambahnya. **Pentingnya Pendidikan Kesehatan dan Kesadaran Sejak Dini** Dalam sesi tanya jawab, dr. Marsha menyarankan agar pendidikan kesehatan dimulai sejak dini, baik di sekolah maupun melalui platform digital. Ia menekankan bahwa, “Pendidikan mengenai pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental harus menjadi bagian integral dari pendidikan umum, serta perlu dilakukan pendekatan yang lebih interaktif dan relevan dengan kehidupan Gen Z.” Melalui kuliah tamu ini, diharapkan mahasiswa Prodi Informatika Medis dapat memahami pentingnya kontribusi mereka dalam mengatasi masalah kesehatan yang mungkin terjadi di kalangan generasi muda. Dr. Ana menutup kuliah dengan pesan penting: "Gen Z mungkin menghadapi tantangan kesehatan yang besar, namun dengan pengetahuan yang tepat dan akses yang mudah, mereka juga bisa menjadi generasi yang lebih sehat dan siap menghadapi masa depan." Sebagai generasi yang aktif dalam dunia digital, Gen Z menghadapi tantangan besar dalam menjaga kesehatan mereka, baik fisik maupun mental. Namun, dengan kesadaran dan pemanfaatan teknologi yang tepat, mereka masih memiliki peluang untuk mengubah tren peningkatan angka kesakitan. Oleh karena itu, kolaborasi antara dunia medis dan teknologi informasi sangat diperlukan untuk menciptakan solusi yang efektif dalam menjaga kesehatan generasi mendatang.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:32 WIB

Rapat Prodi Informatika Medis UMLA untuk Persiapan Semester Ganjil 2024-2025

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Program Studi (Prodi) Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) mengadakan rapat penting dalam rangka mempersiapkan semester ganjil tahun akademik 2024-2025. Rapat yang berlangsung pada tanggal 09 September 2024 ini dipimpin oleh Ketua Prodi, Muhammad Shodiq, M.Kom, dan dihadiri oleh seluruh dosen serta staf pengajar. ![](https://im.umla.ac.id/storage/4gFcfxYOhR6sxGrwBkgVlkRf0hTG43eg91Tm93q2.jpg) Rapat kali ini membahas beberapa agenda utama, antara lain plot dan jadwal mata kuliah per dosen, beban tugas, audit mutu internal prodi, teknik perkuliahan, serta pengembangan modul praktikum. Berikut adalah ringkasan dari hasil rapat: **1. Plot dan Jadwal Mata Kuliah**: Penjadwalan mata kuliah untuk semester ganjil tahun akademik 2024-2025 menjadi fokus utama rapat. Dosen-dosen diberikan kesempatan untuk menyusun jadwal kuliah mereka dengan memperhatikan keseimbangan beban ajar. Plot mata kuliah yang merata diharapkan dapat memaksimalkan kualitas pengajaran dan meminimalisir konflik jadwal. **2. Beban Tugas Dosen**: Beban tugas dosen juga menjadi topik penting dalam rapat. Setiap dosen diberikan rincian beban ajar yang harus disesuaikan dengan mata kuliah yang mereka ampu. Hal ini bertujuan untuk memastikan pembagian tugas yang adil dan efisien serta menjaga kualitas pengajaran. **3. Audit Mutu Internal Prodi**: Audit mutu internal prodi dijadwalkan untuk dilakukan pada awal semester. Proses ini akan mencakup evaluasi terhadap kurikulum, metode pengajaran, serta hasil belajar mahasiswa. Tujuannya adalah untuk memastikan standar akademik yang tinggi dan melakukan perbaikan berkelanjutan. **4. Teknik Perkuliahan Offline dan E-Learning**: Rapat juga membahas penerapan teknik perkuliahan baik secara offline maupun e-learning. Dengan adanya berbagai metode pengajaran, prodi bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas belajar mahasiswa dan memaksimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Penekanan khusus diberikan pada integrasi platform e-learning untuk mendukung proses belajar-mengajar yang lebih interaktif. **5. Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Pengembangan Modul Praktikum**: Pembahasan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) menjadi agenda penting berikutnya. Dosen-dosen diminta untuk memperbarui RPS sesuai dengan perkembangan terbaru dalam bidang informatika medis. Selain itu, pengembangan modul praktikum juga menjadi prioritas untuk memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman praktis yang relevan dan berkualitas. Muhammad Shodiq, M.Kom menyatakan, “Rapat ini merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa Prodi Informatika Medis UMLA siap untuk menghadapi semester ganjil dengan persiapan yang matang. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang terbaik bagi mahasiswa.” Dengan hasil rapat ini, Prodi Informatika Medis UMLA siap menyambut semester baru dengan berbagai pembaruan dan inovasi, demi mendukung keberhasilan akademik mahasiswa dan menjaga mutu pendidikan yang tinggi.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:30 WIB

Mahasiswa Baru Informatika Medis UMLA Mengikuti Bimbingan Akademik Kartu Rencana Studi Melalui Sistem Informasi Akademik

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Mahasiswa baru Program Studi Informatika Medis UMLA telah memulai perjalanan akademik mereka dengan langkah yang terstruktur melalui bimbingan akademik Kartu Rencana Studi (KRS). Acara ini berlangsung pada hari Senin, 9 September 2024, dan dilakukan secara luring menggunakan Sistem Informasi Akademik (SIA) UMLA. ![](https://im.umla.ac.id/storage/hMNwXLde9bwBT4eLDsetWZUfF9DLhP715rtL5IiD.jpg) Bimbingan akademik ini bertujuan untuk memastikan bahwa mahasiswa baru dapat merencanakan jalur studi mereka dengan baik dan sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan dosen pembimbing akademik mereka, membahas rencana mata kuliah yang akan diambil, serta menyusun strategi belajar yang efektif. "Penggunaan Sistem Informasi Akademik ini mempermudah proses bimbingan bagi mahasiswa baru, terutama dalam mengakses informasi yang mereka butuhkan secara efisien dan tepat waktu," kata Bapak Cahyo, dosen pembimbing akademik di Program Studi Informatika Medis. "Dengan sistem ini, mahasiswa dapat mengajukan pertanyaan, mendapatkan umpan balik, dan melakukan penyesuaian pada rencana studi mereka." Sistem Informasi Akademik UMLA menyediakan berbagai fitur untuk mendukung proses bimbingan akademik, termasuk jadwal pertemuan, pengajuan perubahan KRS, dan akses ke materi perkuliahan. Fitur ini memungkinkan interaksi yang lebih fleksibel antara mahasiswa dan dosen pembimbing, serta memudahkan dalam penyampaian informasi penting mengenai akademik. Mahasiswa baru, yang terdiri dari berbagai latar belakang, menunjukkan antusiasme yang tinggi selama bimbingan. Mereka mengapresiasi kemudahan yang diberikan oleh SIA dan merasa lebih siap untuk menghadapi tantangan akademik yang akan datang. "Ini adalah pengalaman pertama saya menggunakan sistem informasi akademik untuk bimbingan," ungkap Betty, salah satu mahasiswa baru. "Saya merasa sangat terbantu karena saya bisa langsung berdiskusi dengan dosen pembimbing tanpa harus datang ke kampus, dan sistem ini membuat semuanya terasa lebih teratur." Dengan pelaksanaan bimbingan akademik yang terintegrasi dengan teknologi ini, UMLA berharap dapat memberikan dukungan yang maksimal bagi mahasiswa baru dalam memulai studi mereka, sehingga mereka dapat mencapai keberhasilan akademik dan profesional di masa depan.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:25 WIB

Mastiins (Masa Taaruf Mahasiswa Prodi Informatika Medis) UM Lamongan Hadirkan Pakar Praktisi IT di Bidang Kesehatan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Himpunan Mahasiswa Informatika Medis (HMIM) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UM Lamongan) sukses menyelenggarakan acara Masa Taaruf Mahasiswa Prodi Informatika Medis (Mastiins) tahun 2024 pada hari Selasa, 3 September 2024 di Universitas Muhammadiyah Lamongan. Acara tahunan ini bertujuan untuk menyambut mahasiswa baru dan memperkenalkan mereka pada dunia informatika medis serta praktiknya di lapangan. ![](https://im.umla.ac.id/storage/zjdpBRrMcawGYeGgb5ralUJYQDOQPMi4qF1AGpdW.jpg) Mastiins 2024 mengusung tema "Integrasi Teknologi dan Kesehatan: Menuju Era Digitalisasi Medis," dengan fokus pada pemberian wawasan mendalam mengenai aplikasi teknologi dalam sektor kesehatan. Salah satu highlight dari acara ini adalah kehadiran pakar dan praktisi IT terkemuka di bidang kesehatan yang memberikan materi dan berbagi pengalaman mereka. Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua HMIM UM Lamongan, Zakka, yang menjelaskan pentingnya acara ini sebagai ajang orientasi sekaligus pembekalan bagi mahasiswa baru. Zakka menekankan bahwa Mastiins adalah langkah awal bagi mahasiswa untuk memahami tantangan dan peluang yang ada di bidang informatika medis. "Sebagai mahasiswa informatika medis, kalian akan menjadi bagian penting dalam transformasi digital di dunia kesehatan. Kami ingin memastikan bahwa kalian tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoretis tetapi juga praktis dari para ahli di bidang ini," ujar Zakka dalam sambutannya. Sesi pertama acara adalah keynote speech dari Bapak Muhammad Shodiq, selaku kaprodi Informatika Medis. Beliau mengucapkan syukur dan alhamdulillah dengan adanya mahasiswa baru prodi informatika medis 2024. Beliau memaparkan gambaran secara umum dan prospek karier yang ada di informatika medis serta bercerita sejarah kenapa UMLA ini mendirikan prodi ini. Ucap Muhammad Shodiq. Sesi kedua acara adalah keynote speech dari Bapak Ibnu Hasan, seorang pakar dalam sistem informasi rumah sakit di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Dalam presentasinya, Bapak Hasan membahas tentang tren terbaru dalam teknologi kesehatan, termasuk penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam diagnosis medis dan pengembangan aplikasi kesehatan berbasis mobile. Bapak Hasan juga membagikan pengalaman pribadi mengenai tantangan yang dihadapi dan strategi untuk sukses dalam industri ini. Para peserta Mastiins tampak antusias mengikuti setiap sesi, dengan banyak dari mereka aktif bertanya dan berdiskusi. Acara ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih jelas mengenai dunia informatika medis serta memotivasi mahasiswa baru untuk lebih mendalami bidang ini. Dengan suksesnya Mastiins 2024, HMIM UM Lamongan berharap acara ini akan terus menjadi ajang yang bermanfaat bagi mahasiswa baru dan menjadi langkah awal yang baik dalam perjalanan mereka di dunia informatika medis.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:23 WIB

UMLA Gelar Masa Ta'aruf Mahasiswa 2024 dengan Tema “Intelectual Muda Beretika Menuju Indonesia Emas”

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) telah sukses menggelar Masa Taaruf Mahasiswa (MASTAMA) 2024 dengan tema “Intelectual Muda Beretika Menuju Indonesia Emas”. Acara yang diselenggarakan pada Senin, 2 September 2024, ini dihadiri oleh sekitar 1200 mahasiswa baru dari berbagai program studi di kampus tersebut. ![](https://im.umla.ac.id/storage/j7QRmh2c3yjFoyr3cRjrDChl2VPN1VD5X24mIfvi.jpg) Masa Taaruf ini resmi dibuka oleh Rektor UMLA, Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, dalam sebuah upacara yang berlangsung di lapangan Utama Kampus. Dalam sambutannya, Prof. Aziz menekankan pentingnya etika dan integritas dalam perkembangan intelektual mahasiswa. “Kita berada di era yang penuh tantangan dan perubahan cepat. Mahasiswa sebagai generasi muda memiliki tanggung jawab besar untuk mengemban nilai-nilai etika yang kuat, demi menuju Indonesia Emas yang lebih baik,” ujarnya. Tema “Intelectual Muda Beretika Menuju Indonesia Emas” dipilih untuk mencerminkan komitmen UMLA dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab sosial. Selama masa taaruf ini, para mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai kegiatan akademis, sosial, dan kultural yang dirancang untuk membangun kedisiplinan, semangat kolaborasi, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Masa Taaruf ini diharapkan dapat menjadi pondasi yang kuat bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademis mereka dengan penuh semangat dan komitmen. Dengan dukungan dan bimbingan yang tepat, UMLA yakin bahwa para mahasiswa akan mampu berkontribusi secara signifikan untuk mewujudkan visi Indonesia Emas di masa depan.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:20 WIB

Rapat Koordinasi APSIMI dan APTIKOM: Mengajukan Suplemen Informatika Medis untuk Akreditasi LAM INFOKOM

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Asosiasi Program Studi Informatika Medis Indonesia (APSIMI) dan Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) baru-baru ini menggelar rapat koordinasi penting secara online. Rapat ini bertujuan untuk membahas dan menyusun proposal pengajuan suplemen informatika medis kepada APTIKOM serta untuk mendapatkan akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer (LAM Infokom). ![](https://im.umla.ac.id/storage/tLwfR6NGt40FesTJnD0oHdT0h2zAhr4bSVQtvCq1.jpg) Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah perwakilan dari kedua organisasi, termasuk para ahli dan pengambil keputusan dalam bidang informatika medis dan teknologi informasi. Diskusi utama dalam rapat ini berfokus pada pentingnya integrasi informatika medis dalam kurikulum pendidikan tinggi dan kebutuhan untuk mendapatkan akreditasi resmi agar program-program ini dapat diakui secara nasional dan internasional. **Tujuan dan Agenda Rapat** Tujuan utama dari rapat ini adalah untuk mengajukan suplemen informatika medis yang akan memperkaya program-program pendidikan di bidang teknologi informasi dengan fokus khusus pada aplikasi medis. Suplemen ini diharapkan dapat memperkuat kompetensi dan kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan di bidang kesehatan digital yang terus berkembang. Beberapa agenda utama rapat meliputi: **1. Penyampaian Proposal Suplemen**: APSIMI memaparkan rancangan suplemen informatika medis yang dirancang untuk melengkapi kurikulum yang ada di berbagai institusi pendidikan tinggi. **2. Diskusi Kebutuhan Akreditasi**: Pembahasan mengenai proses dan kriteria yang diperlukan untuk mendapatkan akreditasi dari LAM Infokom. **3. Strategi Implementasi**: Menyusun rencana aksi untuk mengintegrasikan suplemen ke dalam program-program pendidikan yang ada dan langkah-langkah untuk mempermudah proses akreditasi. **Pentingnya Suplemen Informatika Medis** Suplemen informatika medis ini dirancang untuk memberikan tambahan pengetahuan dan keterampilan dalam aspek teknologi yang berkaitan dengan pengelolaan data kesehatan, pengembangan sistem informasi kesehatan, dan aplikasi teknologi canggih dalam praktik medis. Dengan memasukkan materi ini ke dalam kurikulum pendidikan, diharapkan para lulusan dapat lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di era digitalisasi medis. Menurut Bapak Sigit, Ketua APSIMI, "Pengembangan suplemen informatika medis ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa tenaga kerja di bidang kesehatan dan teknologi informasi memiliki keterampilan yang relevan dan up-to-date. Kami berharap dengan adanya akreditasi, program ini akan mendapatkan pengakuan yang lebih luas dan memberikan dampak positif bagi industri kesehatan." **Langkah Selanjutnya** Setelah rapat koordinasi ini, langkah selanjutnya adalah penyusunan dokumen resmi yang akan diajukan ke APTIKOM dan LAM Infokom. Proses ini diharapkan dapat berjalan lancar dengan dukungan dari semua pihak terkait. Kedua organisasi berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan memastikan bahwa proses akreditasi dapat diselesaikan dengan sebaik mungkin. Rapat koordinasi ini menandai langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di bidang informatika medis dan memastikan bahwa program-program yang ada sesuai dengan standar nasional dan internasional. Diharapkan dengan adanya suplemen dan akreditasi ini, akan ada peningkatan dalam kualitas lulusan yang dapat berkontribusi secara signifikan dalam dunia kesehatan digital.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:18 WIB

Rapat Program Kerja Himpunan Mahasiswa Informatika Medis Persiapkan Masa Ta'aruf Mahasiswa (Mastama) dengan Judul "MASTIINS"

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Himpunan Mahasiswa Informatika Medis (HMIM) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) mengadakan rapat program kerja untuk mempersiapkan kegiatan Masa Ta'aruf Mahasiswa (Mastama) bagi mahasiswa baru. Kegiatan Mastama ini diberi judul "MASTIINS" yang merupakan akronim dari Masa Ta'aruf Prodi Informatika Medis. ![](https://im.umla.ac.id/storage/iiqWrdJumW2qqLEWrX2WNuCHNR6vvkxOHqeVOPQx.jpg) Rapat yang berlangsung di ruang rapat fakultas ini dipimpin oleh Ketua Himpunan Mahasiswa Informatika Medis, Zakka, serta dihadiri oleh seluruh pengurus himpunan. Dalam rapat tersebut, dibahas berbagai persiapan penting untuk memastikan kesuksesan acara, yang mencakup perencanaan kegiatan, alur acara, pembagian tugas, serta teknis pelaksanaan. Zakka menjelaskan bahwa "Mastiins" akan menjadi ajang perkenalan bagi mahasiswa baru dengan dunia informatika medis. Kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan para mahasiswa baru pada lingkungan akademik, budaya organisasi, dan program studi yang akan mereka jalani. Selain itu, "Mastiins" juga akan diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan interaktif, termasuk sesi motivasi, pengenalan dosen dan tenaga pendidik, serta pengenalan kurikulum dan fasilitas kampus. "Kami ingin 'Mastiins' menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa baru, yang tidak hanya memberikan wawasan tentang program studi Informatika Medis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan integritas dalam setiap kegiatan yang dilakukan," ujar Zakka. Selain itu, rapat ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi dengan pihak kampus dan organisasi mahasiswa lainnya untuk mendukung kelancaran acara. Semua pihak diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam persiapan dan pelaksanaan "Mastiins". Kegiatan "Mastiins" dijadwalkan akan berlangsung pada awal semester mendatang, bersamaan dengan rangkaian kegiatan orientasi mahasiswa baru di Universitas Muhammadiyah Lamongan. Dengan persiapan matang yang tengah dilakukan, Himpunan Mahasiswa Informatika Medis optimis bahwa kegiatan ini akan berlangsung sukses dan memberikan dampak positif bagi seluruh peserta. Para pengurus himpunan juga mengajak seluruh mahasiswa baru untuk berpartisipasi dengan semangat dan antusiasme dalam kegiatan ini, guna menciptakan suasana kekeluargaan dan memulai perjalanan akademik mereka di UMLA dengan langkah yang baik.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:16 WIB

Rapat Konsolidasi Pembentukan APSIMI (Asosiasi Program Studi Informatika Medis Indonesia)

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Yogyakarta, 11 Agustus 2024 - Dalam langkah besar menuju penguatan pendidikan informatika medis di Indonesia, sejumlah perwakilan dari berbagai universitas berkumpul dalam rapat konsolidasi pembentukan Asosiasi Program Studi Informatika Medis Indonesia (APSIMI). Acara ini berlangsung dengan tujuan untuk merumuskan kerangka kerja asosiasi, terutama dalam hal pengembangan kurikulum yang akan diajukan ke Lembaga APTIKOM Indonesia. ![](https://im.umla.ac.id/storage/pqV8t0d5hydNy5BjZxEhwexQnq4os0gn3Ed5Pxtg.jpg) **Pemilihan Pembina dan Ketua APSIMI** Pada rapat tersebut, Bapak Nur Rohman dari Universitas Gadjah Mada (UGM) terpilih sebagai Pembina APSIMI. Sementara itu, Bapak Sigit dari Universitas Widya Husada Semarang (UWHS) Semarang dipercaya untuk mengemban tugas sebagai Ketua APSIMI untuk periode 2024/2025. Kedua tokoh ini dikenal memiliki pengalaman luas dan dedikasi tinggi dalam bidang informatika medis, sehingga diharapkan dapat membawa APSIMI menjadi wadah yang solid dan berpengaruh dalam pengembangan pendidikan informatika medis di Indonesia. **Fokus pada Pengembangan Kurikulum** Salah satu agenda utama dalam rapat ini adalah pembahasan terkait kurikulum informatika medis. Dengan terbentuknya APSIMI, diharapkan dapat tercipta kurikulum yang standar dan berkualitas untuk diterapkan di seluruh program studi informatika medis di Indonesia. Kurikulum ini nantinya akan diajukan kepada APTIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer) Indonesia sebagai langkah awal untuk mendapatkan pengakuan dan implementasi secara nasional. **Harapan dan Langkah Selanjutnya** Dalam sambutannya, Bapak Nur Rohman menekankan pentingnya kolaborasi antar universitas dalam asosiasi ini. "APSIMI bukan hanya wadah untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga platform untuk menciptakan standar pendidikan yang dapat menjawab tantangan di bidang informatika medis. Kami berharap bisa memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan dan pelayanan kesehatan di Indonesia," ujarnya. Acara ini diakhiri dengan komitmen dari seluruh anggota untuk terus berkolaborasi dan bekerja sama dalam mengembangkan program studi informatika medis yang unggul dan sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Pembentukan APSIMI dan pemilihan pemimpin periode 2024/2025 ini menandai langkah penting dalam pengembangan informatika medis di Indonesia. Dengan adanya asosiasi ini, diharapkan akan tercipta sinergi yang kuat antar perguruan tinggi dalam menyusun kurikulum dan mengembangkan riset yang relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan saat ini.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:14 WIB

Dosen Informatika Medis UMLA Lolos Hibah Internal dengan Penelitian tentang Teknologi Cerdas Pemantauan CO2 untuk Pencegahan Penyakit ISPA

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Penghargaan

Lamongan, 6 Agustus 2024 - Prodi Informatika Medis kembali mencatat prestasi akademik dengan lolosnya salah satu dosen Program Studi Informatika Medis dalam skema hibah internal penelitian dosen pemula Universitas Muhammadiyah Lamongan. Penelitian yang diusulkan berjudul "Pengembangan Teknologi Cerdas untuk Sistem Pemantauan CO2 sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut Menggunakan Algoritma Artificial Intelligence". Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem cerdas berbasis algoritma kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dapat memantau kadar CO2 di lingkungan tertentu. Sistem ini diharapkan dapat membantu dalam pencegahan penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dengan memberikan peringatan dini dan rekomendasi tindakan pencegahan. Lolosnya proposal penelitian ini menunjukkan komitmen dosen-dosen kita dalam mengembangkan penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam bidang kesehatan, khususnya dalam pencegahan penyakit pernapasan," ujar Muhammad Shodiq. Dalam penelitiannya, dosen Informatika Medis tersebut akan menggunakan berbagai teknologi canggih, termasuk sensor untuk mendeteksi kadar CO2 dan algoritma AI untuk menganalisis data yang diperoleh. Algoritma tersebut diharapkan mampu mengidentifikasi pola dan memberikan prediksi yang akurat terkait risiko infeksi saluran pernapasan akut. Pengembangan sistem pemantauan CO2 ini diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan kampus, tetapi juga dapat diterapkan di berbagai tempat seperti rumah sakit, sekolah, dan tempat kerja. Dengan adanya teknologi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil tindakan pencegahan yang tepat waktu untuk mengurangi risiko terkena penyakit ISPA

Pendidikan

17 March 2026 | 11:11 WIB

UMLA Meresmikan Foodcourt Kampus dengan Senam Pagi

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Lamongan, 31 Juli 2024 - Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) meresmikan foodcourt baru di area kampus dengan mengadakan acara senam pagi bersama dan pembagian voucher makan gratis bagi seluruh civitas akademika. Acara ini disambut dengan antusias oleh mahasiswa, dosen, dan staf yang hadir. Acara ini di buka oleh Rektor UMLA Prof. Aziz dan Wakil Rektor I Dr. Aris serta BPH UMLA turut memeriahkan. Disamping itu turut juga mahasiswa asing yang sedang melakukan summer course di UMLA. Selain peresmian food court, kegiatan ini juga sekaligus membuka dan melepaskan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMLA yang akan diterjunkan di Kecamatan Sekaran oleh Ketua LPPM UMLA. ![](https://im.umla.ac.id/storage/1WPAUHP7Z7jMqxbUvlkC6PYkZseUFfYHqnobPq4y.jpg) Foodcourt baru ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan sosial dan kuliner bagi mahasiswa dan staf UMLA. Dengan berbagai pilihan makanan dan minuman, foodcourt ini tidak hanya menyediakan kebutuhan sehari-hari tetapi juga menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi. Acara dimulai dengan senam pagi yang diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh civitas akademika. Senam pagi ini dipandu oleh instruktur profesional dan berlangsung meriah dengan musik yang energik. Aktivitas fisik ini diadakan sebagai bagian dari upaya UMLA untuk mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan mahasiswa dan staf. ![](https://im.umla.ac.id/storage/tZbEP52X0oztxc6peUyK65cuBFaZAMUwcEor600w.jpg) Setelah senam pagi, acara dilanjutkan dengan pembagian voucher makan gratis kepada semua peserta yang hadir. Voucher ini dapat digunakan di foodcourt baru, memungkinkan para civitas akademika untuk menikmati berbagai hidangan yang tersedia. Pembagian voucher ini disambut dengan gembira oleh para peserta, yang segera mengunjungi foodcourt untuk mencicipi berbagai menu yang ditawarkan. Rektor UMLA, Prof. Aziz, dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar foodcourt ini dapat menjadi fasilitas yang bermanfaat bagi seluruh civitas akademika. "Foodcourt ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus meningkatkan fasilitas kampus dan memberikan kenyamanan bagi mahasiswa dan staf. Semoga tempat ini dapat menjadi pusat kegiatan yang positif dan mendukung kehidupan kampus yang dinamis," ujar Prof. Aziz. Peresmian foodcourt kampus ini menandai langkah maju dalam upaya UMLA untuk meningkatkan fasilitas dan layanan bagi civitas akademika. Dengan adanya foodcourt ini, diharapkan dapat tercipta suasana kampus yang lebih hidup dan menyenangkan.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:09 WIB

Seminar Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Universitas Muhammadiyah Lamongan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Seminar

Lamongan, 24 Juli 2024 - Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) mengadakan seminar penting dengan tema "Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus". Seminar ini menghadirkan dua narasumber utama yaitu Bapak Moh. Saifudin., M.Kes selaku Kepala Layanan Bimbingan Konseling UMLA dan dr. Adinda Istantina, Sp.KJ, serta dibuka secara resmi oleh Rektor UMLA, Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, M.Kes. ![](https://im.umla.ac.id/storage/uVvJ5LaYYUsn64u9nOoD9QR2aQRYxVowiscN7yn6.jpg) **Pembukaan oleh Rektor UMLA** Dalam sambutannya, Prof. Aziz menekankan pentingnya seminar ini dalam konteks keimanan dan ajaran agama Islam. "Topik kekerasan seksual ini tidak hanya terkait dengan moralitas, tetapi juga merupakan bagian dari keimanan kita sebagai umat Islam. Islam mengajarkan kita untuk menjaga kehormatan dan martabat setiap individu, dan seminar ini adalah langkah penting dalam mengimplementasikan nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan tersebut di lingkungan kampus," ujar Prof. Aziz. **Materi dari Narasumber** Bapak Saifudin memaparkan tentang strategi pencegahan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Beliau menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran di kalangan mahasiswa dan staf pengajar. "Pencegahan adalah langkah pertama dan paling krusial. Kita harus membangun budaya kampus yang bebas dari kekerasan seksual melalui edukasi yang terus-menerus," kata Saifudin. Sementara itu, Dokter Adinda membahas aspek medis dan psikologis dari penanganan kekerasan seksual. Ia menjelaskan pentingnya dukungan medis dan psikologis bagi korban. "Setiap korban kekerasan seksual membutuhkan penanganan yang holistik, mencakup aspek fisik dan mental. Kampus harus menyediakan layanan yang komprehensif untuk mendukung pemulihan korban," jelas Dokter Adinda. **Partisipasi Civitas Akademika** Seminar ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika dan mahasiswa UMLA, menunjukkan komitmen universitas dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua. Para peserta aktif berpartisipasi dalam diskusi dan sesi tanya jawab, memperlihatkan antusiasme mereka terhadap topik yang dibahas. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan kampus. UMLA melalui Satgas PPKS berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan seksual.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:06 WIB

Rapat Evaluasi Akhir Semester Prodi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Lamongan, 18 Juli 2024 - Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) mengadakan rapat evaluasi akhir semester yang komprehensif untuk membahas berbagai aspek penting dalam kegiatan akademik dan operasional program studi. Rapat ini dihadiri oleh seluruh dosen program studi, dengan agenda yang mencakup evaluasi Beban Kerja Dosen (BKD), Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), keterlibatan dalam Asosiasi Informatika Medis, kerjasama institusi, Monitoring dan Evaluasi (Monev) semester genap, serta Audit Mutu Internal (AMI). ![](https://im.umla.ac.id/storage/FAQ9cUBCHLdS1QdGsOSvc83acxeAVuxdNOVzJlvc.jpg) **Evaluasi Beban Kerja Dosen (BKD)** Rapat dimulai dengan pembahasan mengenai BKD, di mana setiap dosen mempresentasikan laporan aktivitas mereka selama semester ini. Evaluasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa beban kerja dosen telah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh universitas dan memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan yang diterima oleh mahasiswa. **Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB)** Selanjutnya, rapat berfokus pada PMB untuk tahun ajaran mendatang. Tim PMB prodi memaparkan strategi dan langkah-langkah yang telah dilakukan untuk menarik calon mahasiswa baru. Diskusi ini mencakup analisis efektivitas kampanye pemasaran, serta inovasi dalam proses seleksi untuk meningkatkan kualitas calon mahasiswa yang diterima. **Keterlibatan dalam Asosiasi Informatika Medis** Program studi juga membahas keterlibatan aktif dalam Asosiasi Informatika Medis Indonesia (APSIMI). Partisipasi dalam asosiasi ini penting untuk menjaga hubungan baik dengan komunitas profesional dan akademik lainnya, serta untuk mendapatkan wawasan terbaru dalam bidang informatika medis. Pembahasan meliputi dukungan oleh program studi dalam asosiasi, serta rencana partisipasi di kegiatan mendatang. **Kerjasama Institusi** Dalam rapat ini juga dibahas mengenai kerjasama dengan berbagai institusi. Kerjasama ini mencakup Tri Dharma PT, program magang untuk mahasiswa, dan kolaborasi dalam pengembangan kurikulum. Evaluasi dilakukan untuk melihat pencapaian dari kerjasama yang telah berlangsung serta potensi kerjasama baru yang dapat dikembangkan. Dalam rapat ini dibahas juga instansi yang dibidik untuk melakukan kerjasama dengan prodi antara lain, badan pemerintah, pelayanan kesehatan dan software house. **Monitoring dan Evaluasi (Monev) Semester Genap** Rapat juga mengadakan sesi khusus untuk Monitoring dan Evaluasi (Monev) semester genap. Monev dilakukan untuk mengukur keberhasilan proses pembelajaran dan kegiatan akademik lainnya selama semester ini. Hasil Monev akan menjadi dasar untuk perbaikan dan pengembangan program studi ke depannya. **Audit Mutu Internal (AMI)** Terakhir, rapat membahas hasil Audit Mutu Internal (AMI) yang telah dilakukan. AMI merupakan proses penting untuk memastikan bahwa semua aktivitas dan prosedur di program studi sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan oleh universitas dan badan akreditasi. Diskusi berfokus pada temuan AMI, rekomendasi perbaikan, dan langkah-langkah yang akan diambil untuk meningkatkan mutu program studi. **Kesimpulan** Rapat evaluasi akhir semester ini berhasil mengidentifikasi berbagai pencapaian dan tantangan yang dihadapi oleh Program Studi Informatika Medis UMLA. Dengan adanya evaluasi menyeluruh ini, diharapkan program studi dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa, serta menjalin kerjasama yang lebih erat dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan ilmu informatika medis di Indonesia.

Pendidikan

17 March 2026 | 11:03 WIB

Kunjungan Industri Prodi Informatika Medis ke Yogyakarta: PT Mega Andalan Kalasan dan PT Media Sarana Data (GMedia)

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Dalam rangka memperluas wawasan dan memperkaya pengetahuan mahasiswa, Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melaksanakan kunjungan industri ke Yogyakarta. Destinasi utama dalam kunjungan ini adalah PT Mega Andalan Kalasan (MAK) dan PT Media Sarana Data (GMedia). Kegiatan ini dilaksanan tanggal 7-9 Juli 2024. ![](https://im.umla.ac.id/storage/WmYF6g0HxkYnPtL0kLraiSxJgSJfdSOaQ5IMbbNk.jpg) **PT Mega Andalan Kalasan** PT Mega Andalan Kalasan (MAK) merupakan perusahaan terkemuka yang bergerak di bidang manufaktur peralatan medis. Perusahaan ini telah dikenal luas dengan inovasi-inovasinya dalam mengembangkan alat-alat medis yang berkualitas tinggi. Mahasiswa Informatika Medis UMLA mendapat kesempatan untuk melihat langsung proses produksi dan inovasi teknologi yang diterapkan dalam pembuatan peralatan medis. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa disambut oleh tim dari PT MAK yang memberikan presentasi mendalam mengenai sejarah perusahaan, produk-produk unggulan, serta penerapan teknologi terbaru dalam proses produksi. Selain itu, mahasiswa juga diajak berkeliling pabrik untuk melihat langsung bagaimana setiap alat medis diproduksi dan diuji kualitasnya sebelum dipasarkan. **PT Media Sarana Data (GMedia)** Selanjutnya, kunjungan dilanjutkan ke PT Media Sarana Data, yang lebih dikenal dengan nama GMedia. Perusahaan ini merupakan penyedia layanan internet dan solusi IT terkemuka di Indonesia. Di sini, mahasiswa diajak untuk memahami bagaimana infrastruktur jaringan dan teknologi informasi dikelola untuk memastikan layanan internet yang stabil dan handal. ![](https://im.umla.ac.id/storage/IK6nnjd5s54IPP8P6q119QooFlANBXGBMM0yrOFX.jpg) Mahasiswa Informatika Medis UMLA mendapat wawasan mengenai berbagai aspek teknis dan manajerial dari operasional GMedia, termasuk manajemen jaringan, keamanan data, dan pengembangan layanan digital. Para mahasiswa juga berkesempatan berdiskusi dengan para profesional di GMedia mengenai tantangan dan peluang di industri teknologi informasi, khususnya dalam konteks medis. **Manfaat Kunjungan** Kunjungan industri ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada mahasiswa mengenai aplikasi praktis dari teori yang telah dipelajari di bangku kuliah. Selain itu, kunjungan ini juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk membangun jaringan profesional dengan perusahaan-perusahaan terkemuka di bidang teknologi dan medis. ![](https://im.umla.ac.id/storage/k9G0eNXORiGiW7Vne9xShDkJRAHl2aTlaJcxO2uT.jpg) Salah satu mahasiswa yang ikut serta, Fifi, menyatakan, "Kunjungan ini sangat bermanfaat karena kami bisa melihat langsung bagaimana teknologi diterapkan dalam dunia industri, khususnya di bidang medis dan teknologi informasi. Ini memberikan inspirasi dan motivasi bagi kami untuk terus belajar dan berinovasi." Dengan kegiatan seperti ini, Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan terus berkomitmen untuk memberikan pengalaman belajar yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan industri, guna mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.

Pendidikan

17 March 2026 | 10:48 WIB

Jadwal Ujian Akhir Semester Genap Prodi Informatika Medis

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Berikut Jadwal Ujian Akhir Semester Genap Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan Tahun Akademik 2023/2024. | Hari/ Tanggal | waktu | Mata Kuliah | | -------- | -------- | -------- | | Senin/ 8 Juli 2024 | - | - | | Selasa/ 9 Juli 2024 | 07.00-09.40 | Kalkulus Lanjut | | | 12.30 - 14.10 | Pancasila | | Rabu/ 10 Juli 2024 | 08.50 - 11.20 | Basis Data| | | 12.30-14.10 | Statistika Dasar | | Kamis/ 11 Juli 2024 | 08.00 - 09.40 | E-Health dan Telemedicine | | | 09.40-11.20 | Multimedia Kesehatan | | | 12.30-16.25 | Algoritma dan Struktur Data | | Jumat/ 12 Juli 2024 | 08.00-09.40 | AIK : Kemanusiaan dan Keimanan | *Jadwal bisa berubah sewaktu-waktu tergantung dari dosen pengampu masing-masing MK dan bentuk UAS nya.

Pendidikan

17 March 2026 | 10:43 WIB

Civitas Akademika UMLA Mengikuti Pelatihan Sertifikasi BNSP untuk Meningkatkan Kompetensi di Bidangnya

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Dalam upaya untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme, civitas akademika Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) mengikuti pelatihan sertifikasi yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Kegiatan ini merupakan langkah strategis UMLA untuk memastikan bahwa para tenaga pendidik dan kependidikan memiliki keterampilan dan pengetahuan terkini yang diakui secara nasional dan internasional. Kegiatan ini dilakukan secara daring. ![](https://im.umla.ac.id/storage/FhayAqAr2l1Opn0Fi60qSsQjGqmrjQPa6u1VPsng.jpg) **Komitmen Terhadap Pengembangan SDM** Wakil Rektor I UMLA, Dr. Arifal Aris, menegaskan bahwa pelatihan ini adalah bagian dari komitmen universitas untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus. "Pelatihan sertifikasi BNSP ini merupakan wujud nyata dari upaya kami untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme civitas akademika. Kami ingin memastikan bahwa UMLA tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga dalam kualitas pengajaran dan pelayanan," ujar Dr. Arifal Aris. **Rangkaian Pelatihan Intensif** Pelatihan ini berlangsung selama dua minggu dan mencakup berbagai topik yang relevan dengan tugas dan tanggung jawab tenaga pendidik serta kependidikan di UMLA. Modul pelatihan meliputi manajemen pendidikan, teknologi informasi, metode pengajaran modern, dan pengembangan kurikulum. Selain itu, peserta juga mendapatkan pengetahuan tentang standar kompetensi nasional dan internasional yang harus dipenuhi untuk mendapatkan sertifikasi BNSP. Salah satu peserta pelatihan, M. Cahyo Kriswantoro, dosen Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan, menyatakan bahwa program ini sangat membantu dalam meningkatkan kualitas pengajaran. "Pelatihan ini memberikan kami wawasan baru dan keterampilan praktis yang sangat berguna dalam kegiatan sehari-hari. Kami belajar tentang teknik pengajaran terbaru dan cara mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar," kata Cahyo. **Pengakuan Kompetensi** Sertifikasi yang diberikan oleh BNSP merupakan pengakuan resmi atas kompetensi dan keahlian civitas akademika UMLA. Sertifikasi ini diakui secara nasional dan internasional, sehingga meningkatkan daya saing universitas dan memberikan nilai tambah bagi lulusan UMLA di pasar kerja. "Memperoleh sertifikasi BNSP menunjukkan bahwa kami telah memenuhi standar kompetensi yang tinggi. Ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri kami sebagai tenaga pendidik, tetapi juga memperkuat reputasi UMLA sebagai institusi pendidikan berkualitas," ungkap Muhammad Shodiq, dosen Prodi Informatika Medis yang juga mengikuti pelatihan. **Peningkatan Kualitas Pendidikan** Pelatihan sertifikasi BNSP ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang UMLA untuk memastikan bahwa semua tenaga pendidik dan kependidikan memiliki kualifikasi yang diperlukan untuk memberikan pendidikan berkualitas tinggi. Ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan standar pendidikan nasional. "Kami berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam pengembangan profesional civitas akademika UMLA. Melalui pelatihan dan sertifikasi seperti ini, kami yakin dapat terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menjadikan UMLA sebagai salah satu universitas terkemuka di Indonesia," tambah Dr. Arifal Aris. Dengan mengikuti pelatihan sertifikasi BNSP, civitas akademika Universitas Muhammadiyah Lamongan tidak hanya meningkatkan kompetensi profesional mereka, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di UMLA. Sertifikasi ini memberikan pengakuan resmi atas keahlian mereka, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif pada seluruh ekosistem pendidikan di UMLA.

Pendidikan

17 March 2026 | 10:36 WIB

Semarak Milad : Kolaborasi Pengabdian Masyarakat Prodi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan dan Nasyiatul Aisyiyah Adakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Alun-Alun Lamongan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Lamongan, 02 Juni 2024 — Dalam rangka semarak Milad Nasyiatul Aisyiyah yang ke-93, Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan berkolaborasi dengan Nasyiatul Aisyiyah Lamongan mengadakan program pemeriksaan kesehatan gratis di Alun-Alun Lamongan. Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ajang promosi bagi Prodi Informatika Medis. ![](https://im.umla.ac.id/storage/u07DOFDnbSoMduQFlsRzAvEZDlbJtGjcR2h2D2Lw.jpg) **Pemeriksaan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat** Program pemeriksaan kesehatan gratis ini mencakup berbagai layanan seperti cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi medis. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan memberikan akses mudah terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. "Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata kepada masyarakat Lamongan. Pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendeteksi dini masalah kesehatan dan memberikan edukasi tentang pentingnya pola hidup sehat," ujar Muhammad Shodiq, Ketua Prodi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan. ![](https://im.umla.ac.id/storage/Py7G0e3f1FGqWPwOl7wlqIBf7TteuiJsayWIPrL2.jpg) **Kolaborasi dengan Nasyiatul Aisyiyah Lamongan** Kerjasama ini merupakan bagian dari perayaan Milad Nasyiatul Aisyiyah yang ke-93. Organisasi perempuan muda di bawah naungan Muhammadiyah ini turut berperan aktif dalam penyelenggaraan acara, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan. "Kolaborasi ini adalah wujud dari semangat pengabdian kepada masyarakat dan gotong royong. Kami bangga dapat bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Lamongan untuk memberikan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat," kata Ninda, Anggota Nasyiatul Aisyiyah Lamongan. ![](https://im.umla.ac.id/storage/oYLiLff4HJYyIDIBjqlWwNxjhvNPj04HsmRvMfG2.jpg) **Promosi Prodi Informatika Medis** Selain pemeriksaan kesehatan, acara ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan Program Studi Informatika Medis kepada masyarakat. Stand informasi dan presentasi tentang prodi ini memberikan gambaran mengenai kurikulum, prospek karir, dan kontribusi informatika medis dalam dunia kesehatan. "Acara ini juga merupakan kesempatan untuk mempromosikan Prodi Informatika Medis. Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa informatika medis adalah bidang yang sangat relevan dan penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan melalui teknologi," tambah Muhammad Shodiq. **Antusiasme dan Partisipasi Masyarakat** Acara ini dihadiri oleh ratusan warga Lamongan yang antusias untuk memeriksakan kesehatannya dan mendapatkan informasi tentang informatika medis. Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan tingginya kepedulian terhadap kesehatan dan minat terhadap teknologi kesehatan. "Saya sangat senang dengan adanya acara ini. Saya bisa memeriksakan kesehatan saya secara gratis dan mendapatkan informasi yang berguna tentang informatika medis. Semoga acara seperti ini bisa diadakan lebih sering," ujar Rudi, salah satu warga yang hadir. **Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat** dr. Ana, salah satu dokter yang berpartisipasi dalam program ini, mengungkapkan betapa pentingnya kegiatan semacam ini bagi masyarakat, terutama dalam memberikan akses mudah dan gratis terhadap layanan kesehatan. Menurutnya, pemeriksaan kesehatan rutin sangat penting untuk mendeteksi dini berbagai penyakit yang mungkin tidak disadari oleh masyarakat. "Program pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Dengan adanya pemeriksaan ini, kita dapat mendeteksi dini berbagai kondisi kesehatan yang membutuhkan perhatian lebih lanjut," ujar dr. Ana. **Dukungan Terhadap Program Kerja Nasyiatul Aisyiyah** dr. Ana juga menyatakan dukungannya terhadap program kerja Nasyiatul Aisyiyah yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, inisiatif ini sejalan dengan upaya Nasyiatul Aisyiyah dalam memberikan edukasi kesehatan dan layanan langsung kepada masyarakat. "Saya sangat mendukung program kerja Nasyiatul Aisyiyah yang fokus pada peningkatan kesehatan masyarakat. Kegiatan seperti ini tidak hanya memberikan manfaat kesehatan langsung tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan secara rutin," tambah dr. Ana. **Harapan untuk Masa Depan** Keberhasilan program ini diharapkan dapat menginspirasi institusi pendidikan dan organisasi lainnya untuk melakukan kegiatan serupa di masa mendatang. Tim Prodi Informatika Medis dan Nasyiatul Aisyiyah berencana untuk melanjutkan kolaborasi dan mengadakan lebih banyak program yang bermanfaat bagi masyarakat. "Kami berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut dan memberikan dampak positif yang lebih luas. Melalui kerjasama seperti ini, kita bisa menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan berpengetahuan," ujar Ninda. Acara ini tidak hanya menunjukkan komitmen Prodi Informatika Medis dan Nasyiatul Aisyiyah Lamongan dalam pengabdian masyarakat, tetapi juga mempromosikan pentingnya integrasi antara teknologi dan kesehatan. Semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat Lamongan dan sekitarnya.

Pendidikan

17 March 2026 | 10:33 WIB

Dosen Informatika Medis Lolos Hibah Nasional Kemendikbudristek 2024 Skema Penelitian Dosen Pemula

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Penghargaan

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh dunia pendidikan tinggi Indonesia. Agus Priyono dan M Cahyo Kriswantoro, seorang dosen muda dari Program Studi Informatika Medis di Universitas Muhammadiyah Lamongan, berhasil lolos dalam hibah nasional Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2024. kedua dosen tersebut memperoleh hibah dalam skema Penelitian Dosen Pemula, yang merupakan salah satu program untuk mendukung pengembangan penelitian di kalangan dosen muda. Inovasi teknologi dalam bidang pendidikan kembali hadir dengan pengembangan aplikasi cerdas pembelajaran adaptif untuk Bahasa Arab. Aplikasi ini menggunakan metode Cascade Hybrid Filtering untuk meningkatkan efektivitas proses belajar mengajar, memberikan pengalaman belajar yang lebih personal dan efisien bagi pengguna. **Pengembangan Teknologi Pembelajaran Adaptif** Aplikasi cerdas ini dikembangkan oleh tim peneliti dari Prodi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan, yang dipimpin oleh Agus Priyono, seorang ahli dalam bidang rekayasa perangkat lunak. Teknologi Cascade Hybrid Filtering yang diterapkan dalam aplikasi ini menggabungkan dua pendekatan utama: Collaborative Filtering dan Content-Based Filtering. Melalui kombinasi ini, aplikasi dapat memberikan rekomendasi materi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masing-masing pengguna. "Pembelajaran adaptif adalah masa depan pendidikan, dan dengan menggunakan Cascade Hybrid Filtering, kita dapat memberikan rekomendasi yang lebih akurat dan personal. Ini memungkinkan setiap siswa belajar sesuai dengan kecepatan dan gaya belajarnya sendiri," kata Agus Priyono Kemudian di era kendaraan cerdas dan terhubung, keamanan data menjadi salah satu prioritas utama. Tim peneliti dari Universitas Muhammadiyah Lamongan telah mengembangkan metode inovatif untuk meningkatkan keamanan dalam Jaringan Ad-Hoc Kendaraan (Vehicular Ad-Hoc Network atau VANET) menggunakan kombinasi autentikasi Zero Knowledge Feige-Fiat-Shamir dan generasi kunci berdasarkan kekuatan sinyal terima. **Autentikasi Zero Knowledge Feige-Fiat-Shamir** Metode Feige-Fiat-Shamir adalah salah satu protokol autentikasi kriptografi zero-knowledge yang memungkinkan verifikasi identitas tanpa mengungkapkan informasi sensitif. Dalam konteks VANET, ini berarti kendaraan dapat berkomunikasi secara aman tanpa harus berbagi kunci atau informasi rahasia yang rentan terhadap serangan. **Generasi Kunci Berdasarkan Kekuatan Sinyal Terima** Tim peneliti memanfaatkan kekuatan sinyal terima (RSS) untuk menghasilkan kunci enkripsi yang dinamis dan unik. Metode ini bekerja dengan mengukur variasi sinyal radio yang diterima oleh kendaraan dari berbagai pemancar di sekitarnya. Variasi ini bersifat unik untuk setiap kendaraan dan lokasi, sehingga dapat digunakan untuk menghasilkan kunci enkripsi yang aman. "Memadukan autentikasi zero-knowledge dengan generasi kunci berdasarkan RSS memberikan tingkat keamanan yang lebih tinggi dalam VANET. Ini memungkinkan kendaraan untuk saling berkomunikasi dengan aman, bahkan di lingkungan yang sangat dinamis dan berpotensi berbahaya," kata M Cahyo Kriswantoro, ketua tim peneliti dari Prodi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan.

Pendidikan

17 March 2026 | 10:30 WIB

Penerapan Desain produk pada Multimedia kesehatan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Melalui desain produk pada multimedia kesehatan, mahasiswa diajak untuk mengeksplorasi berbagai teknologi dan aplikasi terkini guna menciptakan solusi kreatif dan fungsional dalam dunia kesehatan. Desain produk tidak hanya terbatas pada estetika, namun juga berperan penting dalam meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pasien serta efisiensi tenaga medis. Dalam proses pembelajaran, mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai perangkat lunak desain seperti Adobe Photoshop, CorelDRAW. Dengan menggunakan Adobe Photoshop, mahasiswa mampu menciptakan visualisasi detail dari berbagai desain produk kesehatan, mulai dari kemasan obat hingga alat bantu medis. Sementara itu, CorelDRAW digunakan untuk pembuatan ilustrasi teknis dan grafis yang diperlukan dalam dokumentasi produk kesehatan. contoh penerapan desain produk yang dikembangkan oleh mahasiswa adalah desain kemasan obat yang ergonomis dan ramah lingkungan. Melalui pemanfaatan teknologi desain, mahasiswa merancang kemasan obat yang mudah dibuka dan ditutup, serta dilengkapi dengan informasi yang jelas dan mudah dibaca oleh semua kalangan usia. Desain ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter. Pendekatan ini tidak hanya menghemat waktu dan biaya, tetapi juga memastikan bahwa produk akhir memiliki kualitas dan fungsionalitas yang optimal.

Pendidikan

17 March 2026 | 10:22 WIB

Etika Informatika vs Etika Kesehatan dalam Bidang Informatika Medis

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

Dalam era digital yang semakin maju, informatika medis telah menjadi jembatan penting antara teknologi informasi dan layanan kesehatan. Namun, perkembangan ini juga membawa tantangan etis yang unik. Etika kesehatan dan etika informatika, dua bidang yang berbeda, kini harus bekerja sama untuk memastikan penerapan teknologi yang bertanggung jawab dan etis dalam dunia medis. Bagaimana kedua etika ini berbeda, apa kesamaannya, dan apakah mereka bisa dikombinasikan? **Perbedaan Etika Kesehatan dan Etika Informatika** **Etika Kesehatan**: Etika kesehatan berfokus pada prinsip-prinsip yang mengatur praktek medis dan perawatan pasien. Ini mencakup aspek seperti privasi pasien, informed consent (persetujuan berdasarkan informasi), non-maleficence (tidak merugikan), beneficence (berbuat baik), dan keadilan. Dalam konteks informatika medis, etika kesehatan memastikan bahwa data pasien digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan mereka tanpa melanggar hak-hak mereka. "Etika kesehatan memastikan bahwa semua interaksi dengan pasien dilakukan dengan cara yang menghormati martabat, hak, dan kesejahteraan mereka". **Etika Informatika**: Etika informatika, di sisi lain, berfokus pada isu-isu yang muncul dari penggunaan teknologi informasi. Ini mencakup privasi data, keamanan informasi, transparansi algoritma, keadilan dalam pemrosesan data, dan pencegahan penyalahgunaan teknologi. Dalam informatika medis, etika informatika memastikan bahwa teknologi digunakan secara adil dan aman, serta data pasien dilindungi dari akses yang tidak sah atau penyalahgunaan. "Etika informatika menekankan pentingnya melindungi data dan memastikan bahwa teknologi digunakan secara bertanggung jawab," ujar Muhammad Shodiq, seorang dosen informatika medis. **Kesamaan antara Etika Kesehatan dan Etika Informatika** Kedua bidang etika ini memiliki beberapa kesamaan penting, terutama dalam konteks informatika medis: **1. Privasi dan Kerahasiaan**: Kedua bidang menekankan pentingnya melindungi privasi dan kerahasiaan informasi pasien. Etika kesehatan melindungi kerahasiaan medis, sementara etika informatika melindungi data digital pasien. **2. Keadilan dan Non-Diskriminasi**: Baik etika kesehatan maupun etika informatika mengutamakan keadilan dan non-diskriminasi. Dalam informatika medis, penting bahwa teknologi digunakan secara adil tanpa bias yang merugikan kelompok tertentu. **3. Keamanan**: Kedua etika menekankan pentingnya keamanan, baik keamanan pasien dalam konteks klinis maupun keamanan data dalam konteks teknologi informasi. **Kombinasi Etika Kesehatan dan Etika Informatika** Kedua bidang etika ini tidak hanya bisa dikombinasikan, tetapi seharusnya dikombinasikan untuk menciptakan kerangka kerja yang komprehensif dalam informatika medis. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip dari kedua bidang, kita dapat memastikan bahwa teknologi medis digunakan untuk meningkatkan kesehatan pasien secara aman dan bertanggung jawab. "Integrasi etika kesehatan dan etika informatika memberikan pendekatan holistik yang menggabungkan aspek manusiawi dari perawatan kesehatan dengan perlindungan dan keadilan dalam penggunaan teknologi," kata Muhammad Shodiq. **Contoh Implementasi Kombinasi Etika** **Pengembangan Sistem EHR (*Electronic Health Records*)**: Sistem ini harus dirancang dengan mempertimbangkan privasi dan keamanan data (etika informatika) sekaligus memastikan bahwa informasi digunakan untuk kepentingan terbaik pasien (etika kesehatan). **Algoritma Diagnostik**: Algoritma yang digunakan untuk diagnosis harus transparan dan bebas bias (etika informatika) serta harus memberikan hasil yang mendukung kesejahteraan pasien tanpa menyebabkan kerugian (etika kesehatan). **Telemedicine**: Platform telemedicine harus memastikan keamanan komunikasi digital (etika informatika) dan menjaga kerahasiaan serta memberikan layanan yang adil kepada semua pasien (etika kesehatan). **Etika kesehatan dan etika informatika memiliki peran yang saling melengkapi dalam bidang informatika medis. Dengan menggabungkan prinsip-prinsip dari kedua bidang ini, kita dapat mengembangkan teknologi kesehatan yang tidak hanya inovatif dan efisien, tetapi juga etis dan manusiawi. Integrasi etika ini adalah kunci untuk memastikan bahwa kemajuan teknologi benar-benar memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat tanpa mengorbankan nilai-nilai fundamental dalam kesehatan dan teknologi informasi.**

Pendidikan

17 March 2026 | 10:13 WIB

Artificial Intelligence, Machine Learning, dan Deep Learning: Pendorong Utama Inovasi dalam Ilmu Informatika

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

Kecerdasan buatan (AI), pembelajaran mesin (machine learning), dan pembelajaran mendalam (deep learning) kini menjadi pilar utama dalam kemajuan ilmu informatika. Dengan kemampuan mereka untuk memproses dan menganalisis data dalam skala besar, teknologi ini mengubah cara kita memahami, mengembangkan, dan menerapkan sistem informasi di berbagai sektor. **Revolusi Analisis Data** Di pusat dari revolusi ini adalah kemampuan AI dan machine learning untuk melakukan analisis data yang mendalam dan canggih. Dalam ilmu informatika, analisis data adalah kunci untuk memahami pola, tren, dan anomali yang bisa mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan strategis. Deep learning, yang merupakan subset dari machine learning, menggunakan jaringan saraf tiruan untuk memproses data dan mengenali pola yang sangat kompleks. "AI, machine learning, dan deep learning telah merevolusi cara kita memandang dan menggunakan data," ujar Agus Priyono, seorang pakar informatika di Universitas Muhammadiyah Lamongan. "Mereka memungkinkan kita untuk membuat prediksi yang lebih akurat, mengoptimalkan proses, dan bahkan mengotomatiskan pengambilan keputusan." **Aplikasi dalam Sistem Informasi** Teknologi ini telah menemukan aplikasi luas dalam pengembangan sistem informasi. Misalnya, dalam manajemen basis data, AI dan machine learning digunakan untuk mengoptimalkan pencarian data, meningkatkan keamanan, dan memastikan integritas data. Algoritma deep learning membantu dalam pengenalan dan pemrosesan gambar, suara, dan teks, memungkinkan aplikasi yang lebih interaktif dan cerdas. **Keamanan Siber yang Ditingkatkan** Keamanan siber adalah salah satu bidang di mana AI dan deep learning memainkan peran kritis. Dengan kemampuan untuk mendeteksi pola yang mencurigakan dan anomali dalam lalu lintas jaringan, teknologi ini membantu dalam mencegah serangan siber sebelum terjadi. Sistem keamanan berbasis AI dapat memprediksi ancaman potensial dan merespons secara real-time, menjaga integritas dan kerahasiaan data. "AI dan deep learning memberikan kita alat yang kuat untuk mengatasi ancaman siber yang semakin kompleks," kata Agus Priyono. "Mereka memungkinkan kita untuk tetap selangkah lebih maju dari para penyerang." **Inovasi dalam Pengembangan Perangkat Lunak** Dalam pengembangan perangkat lunak, AI dan machine learning membantu mempercepat proses pengembangan dan meningkatkan kualitas produk akhir. Alat otomatisasi berbasis AI dapat membantu dalam penulisan kode, pengujian, dan debugging, mengurangi waktu dan usaha yang dibutuhkan oleh pengembang. Selain itu, AI digunakan untuk menganalisis kebutuhan pengguna dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan fitur baru. **Penerapan dalam Ilmu Informatika Medis** Bidang informatika medis juga mendapat manfaat besar dari AI, machine learning, dan deep learning. Teknologi ini digunakan untuk menganalisis data kesehatan, mendukung diagnosis klinis, dan memprediksi hasil perawatan pasien. Dengan analisis data yang lebih cepat dan akurat, dokter dapat membuat keputusan yang lebih baik dan memberikan perawatan yang lebih efektif. **Tantangan dan Masa Depan** Meski potensi AI, machine learning, dan deep learning sangat besar, ada tantangan yang perlu diatasi. Isu etika, privasi data, dan bias dalam algoritma adalah beberapa hal yang harus diperhatikan. Selain itu, adopsi teknologi ini memerlukan investasi dalam infrastruktur dan pelatihan tenaga kerja. "Untuk memanfaatkan potensi penuh AI dan deep learning, kita perlu mengembangkan kerangka kerja etis dan memastikan bahwa teknologi ini digunakan secara adil dan bertanggung jawab," tambah Agus Priyono. Kecerdasan buatan, machine learning, dan deep learning telah menjadi elemen kunci dalam kemajuan ilmu informatika, membuka jalan bagi inovasi yang lebih besar dan aplikasi yang lebih luas. Dengan terus berinovasi dan mengatasi tantangan yang ada, teknologi ini akan terus memainkan peran penting dalam mendorong kemajuan di berbagai sektor dan membentuk masa depan teknologi informasi.

Pendidikan

17 March 2026 | 10:09 WIB

Himpunan Mahasiswa Informatika Medis (HMIM) Universitas Muhammadiyah Lamongan Gelar Program Pelatihan Microsoft Office di Pondok Pesantren Modern Al Ismaili

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

![](https://im.umla.ac.id/storage/kJfxUtssOk4i6V49DnupVRNV60CLUY4q2Y2BukzU.jpg)Pada hari Rabu, tanggal 22 Mei 2024, Himpunan Mahasiswa Informatika Medis (HMIM) Universitas Muhammadiyah Lamongan menggelar program pelatihan Microsoft Office yang bertempat di Pondok Pesantren Modern Al Ismaili, Desa Bulubrangsi, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan dasar dalam penggunaan aplikasi Microsoft Office kepada para santri. Acara pelatihan ini dihadiri oleh puluhan peserta dari santri dari Pondok Pesantren Modern Al Ismaili desa Bulubrangsi. Dalam sambutannya, Ketua Himpunan Mahasiswa Informatika Medis, Mutsna Sa Yu Zakka, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan literasi digital di lingkungan sekitar. ![](https://im.umla.ac.id/storage/oqc6xgeL3WdrbkFCoXrtU6mCGg3dmmV9LUED73O6.jpg) "Kami merasa penting untuk berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknologi informasi di kalangan masyarakat, terutama dalam penggunaan aplikasi yang sangat berguna seperti Microsoft Office," ujar Zakka. Selama acara pelatihan, peserta diajarkan tentang penggunaan aplikasi Microsoft Office, termasuk Microsoft Word untuk pengolahan dokumen, Microsoft Excel untuk pengolahan data dan perhitungan. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk langsung berlatih dan mendapatkan bimbingan dari para mahasiswa yang menjadi pengajar dalam program ini. Salah seorang guru, Sauqi, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas terselenggaranya program ini. "Saya sangat senang dengan adanya pelatihan ini karena santri bisa mempelajari aplikasi Microsoft Office. Dengan adanya program ini, para santri merasa lebih siap untuk menghadapi tugas-tugas sekolah dan kegiatan sehari-hari," ujar Sauqi. Program pelatihan Microsoft Office yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan di Pondok Pesantren Modern Al Ismaili ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta dalam meningkatkan keterampilan teknologi informasi mereka. Acara ini juga menjadi bukti nyata dari peran serta aktif mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Pendidikan

16 March 2026 | 17:06 WIB

Program Studi Informatika Medis Berkontribusi dalam Seminar Nasional Menyoroti Peran Big Data dan Kecerdasan Buatan dalam Transformasi Layanan Kesehatan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

#Seminar

Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan memperkuat posisinya sebagai pusat keunggulan akademik dengan mengikuti Seminar Nasional yang berfokus pada pemanfaatan Big Data dan Kecerdasan Buatan untuk meningkatkan ekonomi bisnis dan layanan kesehatan. Acara ini menandai komitmen prodi dalam menghadirkan inovasi dan pengetahuan yang relevan untuk menjawab tantangan zaman. ![](https://im.umla.ac.id/storage/V8nIsy8KNijeayZl9OBJgOkqJYsqTpjGizWAyBkN.jpg) Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan menunjukkan langkah besar dalam mendorong diseminasi pengetahuan yang relevan dengan mengambil peran sebagai presenter dalam Seminar Nasional yang digelar pada tanggal 21 Mei 2024 yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Muara Bungo. Dengan tema "Big Data dan Kecerdasan Buatan dalam Ekonomi Bisnis dan Layanan Kesehatan," acara ini dilakukan secara daring dan menjadi forum penting bagi para akademisi, praktisi, dan pemangku kepentingan untuk berbagi wawasan dan pengalaman dengan diikuti sebanyak kurang lebih 200 peserta dari berbagai sektor. ![](https://im.umla.ac.id/storage/lg2oDZFmoI37kCWHVHSPK2g1fo2DeYHaBRNsmpIJ.jpg) Sebagai Prodi baru, Informatika Medis menunjukkan komitmen yang kuat dalam memajukan pengetahuan dan inovasi di bidang yang berkaitan dengan teknologi dan pendidikan dengan menyatakan, "Kami bangga dapat menjadi bagian dari acara ini yang sangat relevan dengan fokus kami dalam pengembangan sains dan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup." Seminar ini menampilkan pembicara-pembicara terkemuka dari berbagai disiplin ilmu, termasuk ekonomi, teknologi informasi, dan kesehatan diantaranya Prof. Dr. Bandi, M.Si., Ak dari Universitas Sebelas Maret, Prof. Dr. Imam Riadi, M.Kom dari Universitas Ahmad Dahlan dan Fajarudin Sidik selaku CEO Belanja. Mereka berbagi pengetahuan dan pengalaman mereka dalam penerapan Big Data dan Kecerdasan Buatan untuk memperkuat sektor ekonomi dan layanan kesehatan. Agus Priyono, M.Kom, seorang dosen Informatika Medis UMLA dalam bidang kecerdasan buatan, memberikan presentasi mengenai METODE RANDOM FOREST UNTUK MEMUDAHKAN KLASIFIKASI DIAGNOSIS PENYAKIT MENTAL. Sementara itu, Ahmad Hafidh Ayatullah, M.Kom, seorang dosen Informatika Medis UMLA dalam bidang Machine Learning, membahas tentang bagaimana AI dapat meningkatkan efisiensi layanan rumah sakit dengan melakukan analisis sentimen penilaian masyarakat menggunakan TF-IDF dan Naive Bayes. ![](https://im.umla.ac.id/storage/sd9hAhfuBGmfCkuAyPpAClQXrDL9vszOmFSqEAMW.jpg) Seminar ini menarik perhatian banyak pihak, termasuk mahasiswa dan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini memperkuat posisi prodi Informatika Medis sebagai pusat keunggulan akademik yang berkontribusi pada pembangunan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen untuk terus berinovasi, Prodi Informatika Medis diharapkan dapat memperkuat peran mereka dalam mendukung perkembangan Big Data dan Kecerdasan Buatan untuk mendorong kemajuan ekonomi bisnis dan layanan kesehatan di Indonesia. ![](https://im.umla.ac.id/storage/5t1bYERPpE70cHod9xOT0kWfJhUcrw2YiHY9fDtd.jpg)

Pendidikan

16 March 2026 | 17:05 WIB

Informatika Medis dan DPRD Lamongan Berkolaborasi dalam Public Hearing Raperda Sistem Kesehatan Daerah

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Pada hari Senin (20/5/2024), kota Lamongan menjadi saksi kolaborasi luar biasa antara bidang Informatika Medis dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam sebuah acara public hearing yang membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Kesehatan Daerah. Acara yang berlangsung di Ruang Banggar DPRD Lamongan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk ahli informatika medis, perwakilan dari Dinas Kesehatan, akademisi, praktisi kesehatan, serta anggota DPRD dari berbagai fraksi politik. ![](https://im.umla.ac.id/storage/MeQOm6tjCudL1bB5eKa8BftMClVcxWrrWTWTicaK.jpg) Raperda tentang Sistem Kesehatan Daerah menjadi fokus utama dalam acara tersebut, dengan tujuan utama untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Lamongan. Salah satu hal yang menarik perhatian dalam diskusi adalah bagaimana teknologi informatika medis dapat diintegrasikan dalam sistem kesehatan daerah guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan aksesibilitas informasi kesehatan. Muhammad Shodiq, seorang dosen informatika medis, perwakilan dari Universitas Muhammadiyah Lamongan, mengungkapkan bahwa implementasi teknologi informasi dan sistem komputerisasi dapat membantu meningkatkan pengelolaan data kesehatan secara lebih efektif. "Dengan sistem yang terintegrasi, informasi kesehatan dapat diakses dengan cepat dan akurat, sehingga memudahkan proses diagnosis dan pengobatan," ungkapnya. Sementara itu, Ketua DPRD Lamongan, menyambut baik kolaborasi antara bidang informatika medis dan pihak legislatif dalam merumuskan peraturan daerah yang berkaitan dengan kesehatan. "Partisipasi aktif dari berbagai pihak, termasuk akademisi dan praktisi kesehatan, sangat penting dalam menyusun kebijakan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. ![](https://im.umla.ac.id/storage/xQRnpCLGcZMjar1ttZcSf9w7MRYHbhkVEadTP5EX.jpg) Diskusi yang berlangsung selama beberapa jam ini mencapai titik temu dalam beberapa hal, termasuk tentang pentingnya pengembangan infrastruktur teknologi informasi yang handal, pelatihan bagi tenaga medis dalam penggunaan sistem baru, serta aspek keamanan data kesehatan yang harus dijamin dalam setiap implementasi teknologi informasi medis. Pada akhir acara, disepakati untuk melakukan serangkaian kajian lebih lanjut untuk merumuskan Raperda Sistem Kesehatan Daerah yang lebih komprehensif dan dapat memberikan dampak yang positif bagi seluruh masyarakat Lamongan. Kolaborasi antara bidang informatika medis dan DPRD Lamongan diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan sistem kesehatan yang terintegrasi dan berbasis teknologi di Indonesia.

Pendidikan

16 March 2026 | 17:03 WIB

Lulusan Program Studi Informatika Medis: Membangun Jembatan antara Kesehatan dan Teknologi

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Dalam menghadapi kompleksitas sistem kesehatan modern yang semakin tergantung pada teknologi, Profil Lulusan Program Studi Informatika Medis telah menjadi perbincangan hangat di kalangan akademisi dan industri. Prodi ini menawarkan pelatihan yang unik, mempersiapkan lulusannya untuk menggabungkan pengetahuan tentang ilmu kesehatan dengan keterampilan teknis dalam pengelolaan data dan sistem informasi. Program Studi Informatika Medis bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengintegrasikan teknologi informasi dalam manajemen dan penyediaan layanan kesehatan. Dengan demikian, profil lulusan dari prodi ini memiliki keahlian yang beragam dan sangat dicari di berbagai sektor industri, termasuk rumah sakit, industri perangkat lunak kesehatan, lembaga pemerintah, dan organisasi non-profit. Salah satu kompetensi utama yang dimiliki lulusan prodi Informatika Medis adalah pemahaman mendalam tentang sistem informasi kesehatan (SIK). Mereka dilatih untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengelola SIK yang efisien dan terintegrasi, memastikan aksesibilitas data yang cepat dan akurat bagi penyedia layanan kesehatan dan pasien. Selain itu, lulusan juga memiliki keahlian teknis dalam pengembangan perangkat lunak kesehatan. Mereka dapat merancang aplikasi dan sistem informasi kesehatan yang inovatif, termasuk Electronic Health Records (EHR), sistem manajemen rumah sakit, dan perangkat lunak analisis data kesehatan. Kemampuan ini menjadi sangat penting dalam mendukung efisiensi operasional dan pengambilan keputusan berbasis data di berbagai institusi kesehatan. Tidak hanya itu, lulusan Program Studi Informatika Medis juga dilengkapi dengan pemahaman yang kuat tentang kebijakan privasi dan keamanan data kesehatan. Mereka memahami pentingnya kepatuhan terhadap regulasi kesehatan yang ketat dan menerapkan praktik terbaik dalam melindungi informasi sensitif pasien. Dengan perpaduan keterampilan teknis dan pemahaman tentang konteks kesehatan, lulusan prodi Informatika Medis merupakan jembatan vital antara dunia kesehatan dan teknologi informasi. Mereka membawa kontribusi berharga dalam meningkatkan efisiensi, kualitas, dan aksesibilitas layanan kesehatan melalui penerapan solusi teknologi yang inovatif. Dengan permintaan yang terus meningkat untuk ahli dalam bidang ini, prospek karir bagi lulusan Program Studi Informatika Medis terlihat cerah dan menjanjikan.

Pendidikan

16 March 2026 | 17:02 WIB

Beasiswa KIPK Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Universitas Muhammadiyah Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung akses pendidikan tinggi bagi para mahasiswa berbakat dengan meluncurkan program beasiswa yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan di bidang Informatika Medis. Dalam upaya tersebut, Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan kini turut menyediakan Beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) bagi calon mahasiswa yang berminat mempelajari disiplin ilmu yang terkait erat dengan kesehatan dan teknologi. Beasiswa KIPK merupakan inisiatif dari pemerintah Indonesia untuk memberikan dukungan keuangan kepada mahasiswa yang memiliki potensi akademik tinggi namun terkendala secara finansial. Dengan tersedianya beasiswa ini di Program Studi Informatika Medis, diharapkan akan semakin banyak generasi muda yang tertarik dan mampu mengejar pendidikan tinggi di bidang yang sangat relevan dengan perkembangan zaman. Muhammad Shodiq, Kaprodi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan, menyatakan pentingnya program ini dalam mendukung pertumbuhan sumber daya manusia yang berkualitas di sektor kesehatan dan teknologi. "Informatika Medis adalah bidang yang menggabungkan teknologi informasi dengan praktik medis, dan kami percaya bahwa melalui beasiswa ini, kami dapat mendorong lebih banyak mahasiswa untuk mengambil bagian dalam mengembangkan solusi-solusi inovatif di dunia kesehatan," katanya. Beasiswa KIPK akan diberikan kepada mahasiswa baru di Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan. Kriteria seleksi mencakup prestasi akademik, potensi kepemimpinan, dan kebutuhan finansial. Mahasiswa yang berhasil meraih beasiswa ini akan mendapatkan dukungan biaya kuliah serta bantuan biaya hidup selama masa studi mereka. Dalam tanggapan atas peluncuran program ini, Chelsea, seorang calon mahasiswa yang berminat untuk mengambil Program Studi Informatika Medis, menyatakan, "Saya sangat bersyukur atas adanya kesempatan ini. Dengan bantuan beasiswa KIPK, saya merasa lebih termotivasi untuk mengejar impian saya dalam mempelajari Informatika Medis dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi kesehatan di masa depan." Diharapkan, dengan adanya Beasiswa KIPK di Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan, akan tercipta lebih banyak peluang bagi para generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka di bidang yang sangat penting dan menjanjikan ini. Langkah ini juga sejalan dengan visi pemerintah dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing tinggi di era digital. yuk segera daftar diri di Prodi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan dengan cara kunjungi link berikut : https://pmb.umla.ac.id/ atau hubungi Whatsapp 082331923447 / 085854796474

Pendidikan

16 March 2026 | 17:01 WIB

Pentingnya Basis Data dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Dalam era teknologi digital yang semakin berkembang, penggunaan basis data telah menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kesehatan. Basis data kesehatan, yang merupakan kumpulan informasi yang terstruktur, dapat memberikan manfaat yang besar dalam berbagai aspek pelayanan kesehatan, mulai dari diagnosis dan pengobatan hingga penelitian dan manajemen sumber daya. Salah satu keuntungan utama dari penggunaan basis data dalam bidang kesehatan adalah kemampuannya untuk menyimpan dan mengorganisir informasi pasien dengan cara yang mudah diakses dan dipahami oleh para profesional kesehatan. Dengan basis data yang terpusat, dokter dan tenaga medis lainnya dapat dengan cepat mengakses riwayat medis pasien, hasil tes laboratorium, gambar radiologi, dan informasi penting lainnya yang diperlukan untuk membuat diagnosis yang tepat dan merencanakan perawatan yang efektif. Selain itu, basis data kesehatan juga memungkinkan analisis yang mendalam tentang tren penyakit, pola penyebaran penyakit, dan faktor-faktor risiko yang dapat membantu dalam pengembangan strategi pencegahan dan pengobatan yang lebih efektif. Dengan menggunakan teknik analisis data yang canggih, para peneliti dapat mengidentifikasi pola-pola yang bermanfaat dalam memahami dan mengatasi tantangan kesehatan masyarakat, seperti epidemi penyakit menular, kecenderungan penyakit kronis, dan masalah kesehatan mental. Selain manfaat bagi para profesional kesehatan dan peneliti, basis data kesehatan juga dapat meningkatkan pengalaman pasien. Dengan akses yang lebih mudah ke informasi medis mereka sendiri, pasien dapat menjadi lebih terlibat dalam pengambilan keputusan tentang perawatan mereka sendiri, meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan, dan meningkatkan hasil kesehatan mereka secara keseluruhan. Meskipun begitu, penting untuk diingat bahwa penggunaan basis data kesehatan juga menghadirkan tantangan tertentu, terutama terkait dengan privasi dan keamanan data pasien. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah yang tepat untuk melindungi informasi medis sensitif dari akses yang tidak sah atau penyalahgunaan. Dengan memanfaatkan potensi basis data kesehatan secara efektif, kita dapat memperbaiki kualitas dan aksesibilitas pelayanan kesehatan, meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan masyarakat, dan pada akhirnya, meningkatkan kesejahteraan dan harapan hidup masyarakat secara keseluruhan.

Pendidikan

16 March 2026 | 17:00 WIB

Inovasi Sistem Pakar Mengubah Paradigma Diagnosa Kesehatan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Dalam era kemajuan teknologi informasi, sistem pakar semakin menempati peran kunci dalam bidang kesehatan, mengubah paradigma diagnosa dan perawatan. Dengan memadukan kecerdasan buatan dan pengetahuan medis yang mendalam, sistem pakar mampu memberikan diagnosa yang cepat, akurat, dan terukur, membantu dokter dan pasien dalam pengambilan keputusan yang lebih baik. Dalam konferensi kesehatan yang diadakan baru-baru ini, para pakar kesehatan dari seluruh dunia berkumpul untuk membahas dampak positif yang ditimbulkan oleh sistem pakar dalam masyarakat. Salah satu contoh yang dibahas adalah aplikasi sistem pakar untuk diagnosa penyakit langka yang sulit dikenali oleh dokter umum. Muhammad Shodiq menjelaskan, "Sistem pakar telah membantu kami mengidentifikasi penyakit langka dengan cepat. Sebelumnya, sering menghadapi kesulitan dalam mendiagnosa penyakit-penyakit ini karena kurangnya informasi yang tersedia. Namun, dengan sistem pakar, dapat memasukkan gejala yang diamati dan mendapatkan rekomendasi diagnosa yang lebih akurat." Selain itu, sistem pakar juga memungkinkan pasien untuk mengakses informasi kesehatan secara mandiri. Aplikasi kesehatan yang dilengkapi dengan sistem pakar dapat memberikan saran tentang perawatan mandiri, membantu pasien dalam memantau kondisi kesehatan mereka, dan memberikan peringatan dini tentang kemungkinan penyakit. Namun, beberapa keprihatinan juga muncul terkait penggunaan sistem pakar dalam kesehatan yaitu, "Meskipun sistem pakar memiliki potensi besar dalam meningkatkan diagnosa dan perawatan kesehatan, kita perlu memperhatikan kekhawatiran tentang privasi dan keamanan data pasien. Perlindungan data yang kuat diperlukan untuk memastikan bahwa informasi medis sensitif tidak disalahgunakan." Meskipun demikian, kesimpulan konferensi adalah bahwa sistem pakar telah membawa revolusi dalam bidang kesehatan, membuka pintu bagi pengembangan teknologi yang lebih canggih dan berkelanjutan. Dengan kolaborasi antara ahli medis, ilmuwan data, dan insinyur perangkat lunak, masa depan kesehatan akan lebih cerah dengan adopsi teknologi sistem pakar yang lebih luas.

Pendidikan

16 March 2026 | 16:59 WIB

Teknologi Virtual Reality (VR) Membuka Era Baru dalam Dunia Kesehatan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Sebuah terobosan revolusioner dalam dunia kesehatan telah tiba dengan hadirnya teknologi realitas virtual (VR). Para ahli kesehatan di seluruh dunia semakin memanfaatkan potensi besar yang ditawarkan oleh VR untuk diagnosis, perawatan, dan rehabilitasi. Dengan VR, pasien kini dapat merasakan pengalaman yang lebih mendalam dan interaktif dalam proses penyembuhan mereka. Misalnya, diagnostik penyakit mental seperti kecemasan dan PTSD dapat diperkuat melalui penggunaan VR untuk mengekspos pasien pada situasi yang menimbulkan kecemasan secara terkontrol, yang pada gilirannya membantu mereka mengatasi rasa takut dan kecemasan mereka. Tidak hanya itu, VR juga telah terbukti efektif dalam mengurangi rasa nyeri pada pasien. Dengan menciptakan lingkungan yang menenangkan dan mengalihkan perhatian dari sensasi sakit, VR memberikan alternatif yang efektif untuk penggunaan obat penghilang rasa sakit yang berpotensi menimbulkan ketergantungan. ![](https://im.umla.ac.id/storage/JVxIocmozZqX6z8akSgmwyV0Es1wGbb0cIJzzLBG.jpg) Namun, potensi VR tidak hanya terbatas pada pasien. Para profesional kesehatan juga menggunakannya untuk melatih keterampilan klinis mereka. Melalui simulasi VR, dokter dan perawat dapat mempraktikkan prosedur medis yang rumit tanpa risiko terhadap pasien, meningkatkan kepercayaan diri mereka sebelum menghadapi kasus yang sebenarnya. Selain itu, VR juga menjanjikan kemajuan besar dalam rehabilitasi fisik. Pasien dengan cedera atau kecacatan dapat menggunakan teknologi ini untuk melakukan latihan rehabilitasi yang menantang secara fisik, sambil tetap terlibat dan termotivasi melalui pengalaman VR yang imersif. Meskipun masih dalam tahap pengembangan, penggunaan VR dalam bidang kesehatan telah menunjukkan dampak positif yang signifikan. Dengan terus berkembangnya teknologi ini dan semakin banyaknya penelitian yang mendukung efektivitasnya, masa depan pengobatan kesehatan tampak semakin cerah dengan bantuan dari realitas virtual.

Pendidikan

16 March 2026 | 16:58 WIB

Teknologi Augmented Reality (AR) Membawa Revolusi dalam Praktik Kedokteran

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Teknologi Augmented Reality (AR) telah menjadi tonggak penting dalam bidang kedokteran, membuka pintu menuju diagnosa yang lebih akurat, perawatan yang lebih efektif, dan pelatihan yang lebih baik bagi para profesional medis. Dengan memadukan dunia fisik dengan elemen-elemen digital, AR sedang mengubah lanskap kesehatan dengan cara yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dokter dan peneliti di seluruh dunia semakin mengadopsi teknologi Augmented Reality dalam praktik klinis mereka. Salah satu manfaat utama AR adalah kemampuannya untuk memberikan visualisasi yang lebih baik dari organ tubuh manusia dan kondisi medis, memungkinkan dokter untuk melakukan diagnosa yang lebih cepat dan akurat. ![](https://im.umla.ac.id/storage/BlC6Q93E04RRvDlHg3WSBqrWAu2F9NYigbEdFLTD.jpg) Dalam prosedur bedah, AR memungkinkan dokter untuk melihat informasi vital secara real-time tanpa mengalihkan pandangan dari pasien. Dengan menggunakan headset AR, dokter dapat melihat data medis penting, seperti pemetaan vaskular atau lokasi tumor, langsung di lapangan operasi. Ini tidak hanya mengurangi waktu operasi tetapi juga mengurangi risiko komplikasi. Selain itu, AR juga membawa revolusi dalam pelatihan medis. Mahasiswa kedokteran sekarang dapat belajar dari pengalaman yang lebih mendalam dengan menggunakan simulasi AR yang realistis. Mereka dapat berlatih prosedur medis tanpa risiko terhadap pasien nyata, memungkinkan mereka untuk mengasah keterampilan mereka dengan lebih baik sebelum memasuki praktik klinis.

Pendidikan

16 March 2026 | 16:57 WIB

Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan Berperan Aktif dalam Mendorong Perkembangan Layanan Kesehatan Berbasis Teknologi

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Dalam era digitalisasi yang berkembang pesat, Program Studi Informatika Medis di Universitas Muhammadiyah Lamongan telah memperlihatkan komitmen yang kuat dalam menghadirkan inovasi di bidang kesehatan. Dengan fokus pada pemanfaatan teknologi informasi dalam proses medis, program ini siap untuk berkontribusi dalam percepatan layanan kesehatan berbasis teknologi di Indonesia. Dalam sebuah pernyataan resmi, Dekan Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Lamongan, Eko Handoyo, menyatakan bahwa Program Studi Informatika Medis telah menempatkan dirinya sebagai pemimpin dalam pengembangan teknologi yang relevan dengan sektor kesehatan. Dengan fokus pada integrasi sistem informasi dan teknologi medis, program ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan aksesibilitas layanan kesehatan. Salah satu aspek penting dari kontribusi Program Studi Informatika Medis adalah pengembangan aplikasi dan sistem informasi kesehatan yang inovatif. Tim pengajar dan mahasiswa program ini terlibat dalam proyek-proyek riset yang bertujuan untuk meningkatkan manajemen data medis, pemantauan pasien jarak jauh, dan analisis data kesehatan untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik. "Kami percaya bahwa teknologi informasi memiliki potensi besar untuk mengubah cara kita memandang dan mendekati layanan kesehatan," kata Muhammad Shodiq, Ketua Program Studi Informatika Medis. "Dengan kolaborasi antara tenaga akademis, praktisi kesehatan, dan pihak terkait lainnya, kami berharap dapat menghadirkan solusi-solusi inovatif yang dapat meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan di Indonesia." Selain itu, Program Studi Informatika Medis juga aktif dalam menyelenggarakan seminar, lokakarya, dan pelatihan untuk memperkenalkan konsep-konsep baru dalam penggunaan teknologi informasi dalam sektor kesehatan kepada masyarakat umum dan profesional kesehatan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan penerimaan terhadap inovasi-inovasi teknologi yang dapat membantu memperbaiki sistem kesehatan secara keseluruhan. Dengan semangat inovasi dan dedikasi yang kuat, Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan menunjukkan peran penting dalam mendorong transformasi digital dalam layanan kesehatan. Harapan kedepannya, kontribusi mereka akan terus memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat dan sistem kesehatan secara keseluruhan.

Pendidikan

16 March 2026 | 16:56 WIB

Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Indonesia Serukan Solidaritas, Kutuk Tindakan Israel di Palestina

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Pada hari ini 7 Mei 2024, aksi solidaritas besar-besaran dilakukan oleh 172 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di seluruh Indonesia sebagai bentuk dukungan dan bela Palestina, serta penolakan terhadap tindakan agresi yang dilakukan oleh Israel di wilayah Palestina. Tindakan ini dilakukan serentak pada pukul 10.00 WIB, 11.00 WITA dan 12.00 WIT. ![](https://im.umla.ac.id/storage/vGH5U31tKy1Ul5nacdnbgYqYqMcxggvwuTbEcoFT.jpg) Dalam sebuah forum yang diadakan secara serentak di seluruh perguruan tinggi tersebut, para rektor, dosen, mahasiswa, dan staf administrasi bersama-sama mengecam kebrutalan Israel terhadap rakyat Palestina, yang telah mengakibatkan korban jiwa yang tidak dapat diterima. Dalam pidato-pidato mereka, para pemimpin perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah menegaskan bahwa solidaritas dengan Palestina bukanlah hanya soal simpati, namun juga sebuah tanggung jawab kemanusiaan yang mendesak untuk diwujudkan. Mereka menyerukan agar komunitas internasional bersatu dalam menekan Israel untuk menghentikan segala bentuk tindakan agresi terhadap rakyat Palestina dan untuk memastikan terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di Timur Tengah. Selain itu, koordinator juga menegaskan pentingnya peran pendidikan dalam membangun kesadaran akan hak asasi manusia dan perdamaian di tengah-tengah konflik. Mereka berkomitmen untuk terus mendidik generasi muda tentang pentingnya toleransi, keadilan, dan perdamaian, serta menumbuhkan semangat untuk berjuang bersama dalam mengakhiri segala bentuk penindasan. ![](https://im.umla.ac.id/storage/NPzP4vXPXaikbe6FaIYHKsL2e17wHlIPWkV1epTX.jpg) Aksi serentak ini tidak hanya menjadi bentuk protes terhadap tindakan kekerasan Israel, tetapi juga sebuah momentum untuk memperkuat solidaritas antar umat manusia, tanpa memandang perbedaan agama, suku, atau latar belakang budaya. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat menginspirasi langkah-langkah konkret untuk mendukung perjuangan kemerdekaan dan keadilan bagi rakyat Palestina. ![](https://im.umla.ac.id/storage/lEElFuR2ePsO4TXkKM10okIA14k4gskToVjTfWvy.jpg) Dengan suara yang bersatu, 172 Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah di Indonesia menegaskan bahwa mereka akan terus berdiri teguh di sisi rakyat Palestina, mengutuk keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Israel, dan terus berjuang untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah.

Pendidikan

16 March 2026 | 16:55 WIB

Demo Program dalam Ujian Tengah Semester Mata Kuliah Basis Data di Prodi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan Berlangsung Lancar

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Mahasiswa Program Studi Informatika Medis di Universitas Muhammadiyah Lamongan menunjukkan keahlian mereka dalam pengembangan dan penerapan basis data saat mengikuti ujian tengah semester. Pada hari ini, para mahasiswa telah berhasil menjalani ujian yang menguji pemahaman dan kemampuan mereka dalam merancang dan mengelola basis data. ![](https://im.umla.ac.id/storage/ZAUm04PovKjWuOO986IEDnfQYRkrscIBbhlnPouE.png) Dalam mata kuliah Basis Data yang dipimpin oleh dosen terkemuka di bidangnya, Ahmad Hafidh Ayatullah, M.Kom., mahasiswa diberikan tugas untuk mengembangkan program-program basis data yang memanfaatkan konsep-konsep yang telah dipelajari selama semester ini. Tugas tersebut mencakup perancangan skema basis data, implementasi struktur data, serta penyusunan kueri kompleks untuk pengambilan dan pemutakhiran informasi. Pada hari ujian tengah semester, mahasiswa mempresentasikan hasil karya mereka dalam bentuk demo program. Dengan antusiasme yang tinggi, mereka menjelaskan konsep yang digunakan, strategi implementasi, serta hasil yang telah dicapai dalam pengembangan program basis data mereka. Ahmad Hafidh Ayatullah, M.Kom., menyatakan kebanggaannya terhadap kualitas karya yang ditunjukkan oleh para mahasiswa. "Saya sangat senang melihat dedikasi dan kemampuan yang ditunjukkan oleh para mahasiswa dalam menghadapi ujian ini. Mereka telah menunjukkan pemahaman yang baik terhadap konsep-konsep basis data dan mampu mengaplikasikannya dengan baik dalam pengembangan program-program yang relevan." ![](https://im.umla.ac.id/storage/p8bGQooOJDC9aHHwIPRjyueWhsXB7mmjheA7DyP5.png) Salah seorang mahasiswa, Mutsna Sa Yu Zakka, mengungkapkan pengalamannya selama mengikuti ujian tersebut, "Meskipun ujian ini menantang, namun saya merasa sangat terbantu dengan pemahaman yang telah saya peroleh selama perkuliahan. Saya yakin ujian ini akan membantu kami untuk lebih siap dalam menghadapi tantangan di dunia nyata terkait pengelolaan basis data." Ujian tengah semester ini merupakan bagian dari upaya Program Studi Informatika Medis untuk mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan industri yang semakin kompleks, terutama dalam hal pengelolaan data yang menjadi landasan penting dalam bidang kesehatan. Dengan demikian, keberhasilan dalam ujian ini bukan hanya mencerminkan kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan para mahasiswa untuk berkontribusi dalam industri yang membutuhkan keahlian dalam manajemen informasi. ![](https://im.umla.ac.id/storage/EUcLrY6eoRWSEXJlvlnhFFieOeKpAALmUhRSCLzY.png)

Pendidikan

12 March 2026 | 12:53 WIB

Inovasi Kolaboratif Prodi Informatika Medis dan Teknik Komputer Merancang Robot Mobil untuk Bidang Kesehatan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Dosen di Departemen Informatika Medis Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) telah bergabung dengan mahasiswa dari Departemen Teknik Komputer untuk menghasilkan terobosan terbaru dalam bidang teknologi otomotif. Kolaborasi menarik ini bertujuan untuk menciptakan sebuah robot mobil otomatis yang memiliki beragam aplikasi, mulai dari pemantauan medis hingga layanan pengantaran barang. Proyek yang dipimpin oleh Heri Ardiansyah, S.T., M.T., dan Muhammad Shodiq, S.Kom., M.Kom., ahli dalam bidang kontrol otomatis dan pengembangan perangkat lunak, telah menghasilkan prototipe robot mobil yang menjanjikan. Robot ini dilengkapi dengan teknologi sensor canggih yang memungkinkannya untuk bergerak secara mandiri dan menghindari rintangan di sepanjang jalan. ![](https://im.umla.ac.id/storage/DRIywJmaREYeBeSUdD7Th55hLQqCb2jrz7pMIo5p.png) Dosen dan mahasiswa yang terlibat dalam proyek ini telah berhasil mengintegrasikan berbagai sistem kecerdasan buatan dan pemrosesan citra untuk menghasilkan robot yang mampu "melihat" dan "memahami" lingkungannya. Robot ini dilengkapi dengan kemampuan untuk mengidentifikasi objek di sekitarnya, seperti pejalan kaki, kendaraan lain, dan rintangan di jalan, sehingga dapat bergerak dengan aman dan efisien. Selain itu, robot ini juga dilengkapi dengan berbagai sensor medis yang memungkinkannya untuk melakukan pemantauan kesehatan secara real-time. Ini membuka peluang untuk aplikasi seperti pengiriman obat-obatan ke pasien yang membutuhkan atau pemantauan kondisi medis dalam situasi darurat. Muhammad Shodiq menyatakan, "Kolaborasi ini menggabungkan keahlian kami dalam bidang rekayasa teknologi kesehatan dan teknologi otomotif untuk menciptakan solusi yang inovatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Robot mobil otomatis ini dapat membantu meningkatkan efisiensi layanan kesehatan dan memperluas akses ke perawatan medis." Heri Ardiansyah menambahkan, "Proyek ini juga merupakan kesempatan yang berharga bagi mahasiswa untuk belajar dan berkontribusi dalam pengembangan teknologi yang memiliki dampak positif dalam masyarakat. Kolaborasi lintas-disiplin seperti ini adalah kunci untuk merangsang inovasi dan kemajuan dalam berbagai bidang." ![](https://im.umla.ac.id/storage/9osqWRRuUbHD1e7UFTtnt5JNiVZDkzeeK0HOyf4z.png) Meskipun masih dalam tahap pengembangan lebih lanjut, harapan para peneliti adalah bahwa robot mobil otomatis ini akan segera dapat diimplementasikan dalam berbagai konteks, mulai dari layanan pengantaran barang hingga pemantauan medis yang canggih. Dengan terus mengembangkan teknologi ini, mereka berharap dapat membuat kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Pendidikan

12 March 2026 | 12:51 WIB

Teknologi Canggih Mengubah Paradigma Perawatan Kesehatan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

#Penghargaan

Di tengah laju perkembangan teknologi yang terus bergerak maju, sektor kesehatan telah menjadi pusat inovasi yang memicu transformasi mendalam dalam cara kita memahami dan merawat kesehatan. Berbagai perkembangan terbaru dalam teknologi kesehatan telah menggugah minat global, membuka pintu untuk perubahan besar dalam perawatan pasien. Berikut adalah gambaran tentang beberapa inovasi terbaru yang sedang mengubah lanskap kesehatan: 1. Nanoteknologi: Mengatasi Tantangan Kesehatan dengan Skala Atom Nanoteknologi telah menjadi fokus utama penelitian dalam upaya memahami dan mengatasi tantangan kesehatan kompleks. Dengan memanfaatkan struktur dan sifat material di tingkat atom, para ilmuwan dapat merancang solusi yang lebih presisi dan efektif untuk diagnosis dan pengobatan penyakit. Misalnya, nanorobotika medis dapat memberikan pengiriman obat yang tepat sasaran dan deteksi dini penyakit dengan tingkat akurasi yang tinggi. 2. Genomik: Personalisasi Perawatan dengan Data Genetik Perkembangan dalam genomik telah membuka pintu untuk personalisasi perawatan kesehatan berdasarkan informasi genetik individu. Melalui pemahaman yang lebih dalam tentang genom manusia, para peneliti dapat mengidentifikasi risiko genetik terhadap penyakit tertentu dan merancang intervensi yang sesuai. Ini membantu dalam pencegahan penyakit, pengobatan yang lebih efektif, dan pengembangan obat yang lebih tepat sasaran. 3. Internet of Medical Things (IoMT): Menghubungkan Perangkat Kesehatan untuk Perawatan Terintegrasi IoMT, atau Internet of Medical Things, mengacu pada jaringan perangkat medis yang terhubung secara digital dan saling berkomunikasi. Dengan memanfaatkan sensor-sensor yang terintegrasi dalam perangkat kesehatan, IoMT memungkinkan pemantauan kesehatan real-time, diagnosis jarak jauh, dan manajemen penyakit yang lebih efisien. Hal ini membantu dalam memantau kondisi pasien secara terus-menerus dan memberikan intervensi yang cepat saat diperlukan. 4. Kecerdasan Buatan dalam Diagnosis Medis Kecerdasan buatan (AI) telah membawa revolusi dalam diagnosis medis dengan analisis data yang cepat dan akurat. Algoritma AI dapat menganalisis gambar medis, data laboratorium, dan riwayat kesehatan pasien untuk mendeteksi penyakit secara dini dan memberikan rekomendasi pengobatan yang tepat. Ini membantu dalam meningkatkan akurasi diagnosis, mempercepat proses perawatan, dan mengurangi kesalahan manusia. 5. Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR) untuk Pelatihan Medis dan Pemeliharaan Keterampilan Augmented reality (AR) telah menjadi alat yang berharga dalam pelatihan medis dan pemeliharaan keterampilan tenaga medis. Dengan menggunakan simulasi AR, para profesional kesehatan dapat melatih prosedur medis kompleks dalam lingkungan yang realistis dan tanpa risiko bagi pasien. Ini membantu dalam meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri para praktisi medis, serta mengurangi risiko kesalahan selama prosedur medis. 7. Telemedicine Masa Depan Telemedicine, atau layanan kesehatan jarak jauh, telah mengalami ledakan popularitas, terutama selama pandemi global. Teknologi ini memungkinkan pasien untuk berkonsultasi dengan dokter melalui video call atau pesan teks, mengurangi kebutuhan akan perjalanan fisik ke pusat kesehatan. Dengan adopsi teknologi ini, pasien yang tinggal di daerah terpencil atau memiliki mobilitas terbatas dapat dengan mudah mengakses perawatan medis yang mereka butuhkan. 8. Pembelajaran Mesin untuk Diagnosis Pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan telah memberikan kontribusi besar dalam mempercepat proses diagnosis dan pengobatan penyakit. Algoritma cerdas yang didukung oleh data medis dapat menganalisis gambar medis, seperti MRI atau CT scan, untuk mendeteksi adanya penyakit atau kelainan dengan tingkat akurasi yang tinggi. Hal ini memungkinkan deteksi dini penyakit seperti kanker atau penyakit jantung, meningkatkan peluang kesembuhan dan pengobatan yang efektif. Perkembangan teknologi kesehatan yang pesat ini menjanjikan masa depan yang cerah dalam perawatan kesehatan global. Dengan terus mendorong inovasi dan kolaborasi lintas disiplin, kita dapat mengharapkan perbaikan yang signifikan dalam kualitas hidup dan harapan hidup pasien di seluruh dunia.

Pendidikan

12 March 2026 | 12:49 WIB

Informatika medis, bidang keahlian segudang peluang kerja

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

#Penghargaan

Informatika medis merupakan cabang ilmu baru dengan mengkombinasikan keahlian bidang informatika dan medis. Mungkin jarang sekali masyarakat umum mengenal keahlian ini karena memang keahlian ini relatif baru. Keahlian informatika yang mendukung sistem otomatis, digitalisasi sedangkan bidang medis memberikan pelayanan masyarakat akan kesehatan baik pencegahan maupun tindakan. Perkembangan bidang keahlian informatika medis saat ini sangat pesat karena didukung oleh teknologi internet of things dan machine learning sehingga pasien bisa dengan cepat ditangani, dimonitoring dan diagnosa penyakit juga lebih cepat. Tantangan masalah rumah sakit semakin waktu semakin rumit sehingga dibutuhkan keahlian informatika medis dalam mendukung teknologi medis berbasis IT. Saat ini rumah sakit di Indonesia berjumlah 3.155 unit dan semua belum memiliki tenaga informatika medis. Seandainya setiap rumah sakit membutuhkan 4 orang yang memiliki keahlian informatika medis maka dibutuhkan 12ribuan tenaga informatika medis. Dokter bisa melakukan diagnosa pasien secara langsung tanpa bantuan teknologi IT tetapi itu membutuhkan waktu. Tetapi dengan bantuan teknologi artificial intelegent (AI) yang dibuat oleh ahli bidang informatika medis untuk memudahkan pengelolaan data rekam medis pasien, pasien sendiri dapat melakukan diagnosa sendiri karena aplikasi yang digunakan tertanam teknologi AI. Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) sebagai lembaga pendidikan tinggi peduli akan tingginya kebutuhan keahlian tersebut sehingga membuka program studi informatika medis. Informatika medis UMLA saat ini berada di tahun ke 2 siap mendampingi generasi muda Indonesia menjadi ahli di bidang informatika medis. Informatika medis UMLA https://im.umla.ac.id/ memiliki dosen yang ahli dibidangnya. Selain itu lulusan UMLA dibekali sertifikasi keahlian yang dibutuhkan dalam pengembangan karir maupun berwirausaha. Peluang karir di dunia kerja dalam bidang informatika medis masih sangat terbuka dan dibutuhkan di seluruh rumah sakit karena setiap rumah sakit harus memiliki sumberdaya yang memiliki keahlian dibilang informatika medis. Yuk daftar ke informatika medis Universitas Muhammadiyah Lamongan klik https://pmb.umla.ac.id. Kampus hebat biaya hemat... dikutip dari : Muhammad Nurul Ihsan, S.T., M.Kom.

Pendidikan

12 March 2026 | 12:45 WIB

Prodi Informatika Medis Melangkah Maju sebagai Jawaban Terhadap Tren Teknologi Kecerdasan Buatan di Dunia Kesehatan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Dalam menghadapi lonjakan revolusi teknologi di dunia kesehatan, Program Studi Informatika Medis semakin mendapat sorotan karena peran strategisnya dalam mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan praktik klinis. Dengan fokus pada penggunaan teknologi untuk meningkatkan diagnosis, perawatan, dan manajemen data pasien, prodi ini menjadi motor penting dalam memajukan pelayanan kesehatan modern. Melalui pendekatan multidisiplin, prodi Informatika Medis menggabungkan elemen-elemen dari kedokteran, ilmu komputer, dan analisis data. Ini memungkinkan para mahasiswa dan peneliti untuk memahami kompleksitas tantangan kesehatan dan merancang solusi yang inovatif menggunakan kecerdasan buatan dan teknologi terkait. Dekan Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Lamongan, Eko Handoyo, M.Kom., mengatakan, "Prodi Informatika Medis merupakan titik temu antara kedokteran dan teknologi. Kami melatih para profesional yang tidak hanya memahami penyakit secara klinis, tetapi juga memiliki keterampilan dalam menganalisis data dan menerapkan algoritma AI untuk mendukung pengambilan keputusan klinis." Salah satu tren yang diikuti dengan ketat oleh prodi ini adalah pengembangan sistem pakar berbasis AI untuk diagnosis penyakit. Dengan memanfaatkan teknologi pemrosesan bahasa alami dan machine learning, para peneliti mampu mengembangkan model-model yang dapat mengidentifikasi penyakit dengan tingkat akurasi yang tinggi, bahkan dalam kondisi yang kompleks. ![](https://im.umla.ac.id/storage/o8dfej0oKHawepwj93Cqj6Lng5Q8PDJ2xn8ylaDb.png) Muhammad Shodiq, M.Kom., seorang dosen di prodi Informatika Medis, menjelaskan, "Kami terus bekerja untuk mengembangkan sistem yang dapat membantu dokter dalam membuat diagnosis yang lebih tepat dan cepat. Sistem ini tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga dapat mengurangi risiko kesalahan manusia dalam proses diagnosis." Selain itu, prodi ini juga aktif dalam penelitian tentang penggunaan AI dalam pengobatan yang disesuaikan secara individual. Dengan menganalisis data genetik, riwayat kesehatan, dan faktor-faktor lainnya, sistem AI dapat merekomendasikan strategi pengobatan yang paling efektif dan aman untuk setiap pasien. Menyadari pentingnya kolaborasi lintas sektor, prodi Informatika Medis menjalin kemitraan dengan industri teknologi, rumah sakit, dan lembaga penelitian. Hal ini memungkinkan transfer teknologi yang lebih cepat dari laboratorium ke praktik klinis, sehingga memberikan manfaat langsung bagi pasien. "Kami sangat optimis bahwa prodi Informatika Medis akan terus berperan penting dalam menggiring revolusi di dunia kesehatan melalui penerapan teknologi kecerdasan buatan," tambah Muhammad Shodiq, M.Kom.,. "Dengan terus berinovasi dan berkolaborasi, kami yakin dapat memberikan solusi-solusi yang berdampak besar dalam meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan kesehatan."

Pendidikan

12 March 2026 | 12:43 WIB

Musyawarah Nasional Asosiasi Program Studi Informatika (APSI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA)

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

![](https://im.umla.ac.id/storage/ZKm5k5op6stsxR9NJDevy3Enlnz4l7tNnWUdTxgC.png) Asosiasi Program Studi Informatika (APSI) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) telah menyelenggarakan Musyawarah Nasional Program Studi Informatika. Acara yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di bidang informatika ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai perguruan tinggi yang tergabung dalam jaringan Muhammadiyah dan Aisyiyah. Acara ini diselenggarakan di kota Bandarlampung dengan tuan rumah Universitas Muhammadiyah Metro Lampung. Musyawarah yang berlangsung selama 3 hari, tanggal 26-28 Februari 2024, menghadirkan para pakar dan praktisi di bidang informatika serta pemangku kepentingan lainnya. Para peserta membahas berbagai isu strategis yang terkait dengan pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas tenaga pengajar, fasilitas laboratorium, serta kerja sama dengan industri. Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., PhD, Ketua Panitia Musyawarah Nasional, menyampaikan bahwa tujuan utama acara ini adalah untuk memperkuat kerjasama antarperguruan tinggi dalam menghadapi tantangan dan peluang di era revolusi industri 4.0. "Kami percaya bahwa dengan sinergi yang kuat antara perguruan tinggi, kita dapat menghasilkan lulusan yang siap bersaing dalam dunia kerja yang semakin kompleks dan berubah dengan cepat," ujarnya. Selama musyawarah, beberapa topik utama dibahas secara mendalam. Salah satunya adalah pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri. Para peserta sepakat bahwa kurikulum harus terus disesuaikan dengan perkembangan teknologi dan tuntutan pasar kerja. Selain itu, peningkatan kompetensi tenaga pengajar juga menjadi fokus diskusi. Dengan memperkuat kemampuan dosen dalam bidang teknologi terkini, diharapkan proses pembelajaran akan lebih efektif dan berkualitas. Tak hanya itu, pembicaraan juga mengenai peningkatan fasilitas laboratorium dan pengembangan riset di bidang informatika. Fasilitas yang memadai dan penelitian yang berkualitas akan mendukung pengalaman belajar mahasiswa serta kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Kerja sama dengan industri juga menjadi aspek penting yang ditekankan dalam musyawarah ini. Para peserta sepakat bahwa perguruan tinggi perlu menjalin kemitraan yang erat dengan berbagai perusahaan teknologi untuk memfasilitasi magang, penelitian bersama, dan pengembangan proyek inovatif. Muhammad Shodiq, S.Kom.,M.Kom. perwakilan Informatika Medis UM Lamongan ![](https://im.umla.ac.id/storage/FcttdbxLMjkWWOcTtU4TCT5PK1HwA7bAligKQvSI.png) Muhammad Shodiq, salah seorang peserta musyawarah perwakilan dari Program Studi Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan, menyatakan optimis bahwa hasil dari musyawarah ini akan memberikan dampak positif bagi pendidikan informatika. "Dengan semangat kolaborasi dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas, kita dapat menghasilkan lulusan yang mampu menghadapi tantangan dunia digital dengan percaya diri dan kompeten," katanya. Musyawarah Nasional Program Studi Informatika Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kota Bandarlampung diakhiri dengan kesepakatan pembentukan kepengurusan APSI baru dan untuk terus memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi serta implementasi hasil-hasil diskusi dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa.

Pendidikan

12 March 2026 | 12:41 WIB

Universitas Muhammadiyah Lamongan Menyambut Era Baru Ujian Tengah Semester dengan Teknologi E-Learning

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Universitas Muhammadiyah Lamongan mengadopsi teknologi e-learning secara penuh untuk menyambut ujian tengah semester, menghadirkan era baru dalam evaluasi pembelajaran yang lebih efisien dan inklusif. Dengan komitmen untuk terus berinovasi dalam pendidikan, universitas ini telah meluncurkan platform e-learning yang canggih, memungkinkan mahasiswa dan dosen untuk terhubung secara mudah dan mengakses sumber belajar dari mana saja dan kapan saja. Salah satu fitur unggulan dari platform e-learning ini adalah fleksibilitas waktu dan tempat. Mahasiswa tidak lagi terikat pada ruang kelas untuk mengikuti ujian tengah semester. Mereka dapat mengakses soal-soal ujian dari perangkat mereka masing-masing dan mengerjakan ujian sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Selain itu, teknologi e-learning telah memungkinkan penggunaan ujian daring adaptif di Universitas Muhammadiyah Lamongan. Dengan menggunakan algoritma cerdas, tingkat kesulitan soal ujian dapat disesuaikan secara otomatis berdasarkan kemampuan individu mahasiswa, memastikan evaluasi yang lebih akurat dan relevan. Kaprodi Informatika Medis, Muhammad Shodiq, S.Kom., M.Kom., menyatakan, "Adopsi teknologi e-learning ini adalah langkah penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di universitas kami. Kami percaya bahwa dengan memanfaatkan teknologi secara maksimal, kami dapat memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih baik bagi mahasiswa kami." Para dosen juga turut merasakan manfaat dari teknologi e-learning ini. Mereka dapat dengan mudah membuat dan mengelola ujian secara online, memberikan umpan balik langsung kepada siswa, dan melacak kemajuan belajar mereka melalui fitur analisis yang disediakan oleh platform e-learning. Meskipun demikian, universitas ini tidak melupakan tantangan yang mungkin timbul. Salah satu tantangan utama adalah memastikan bahwa semua mahasiswa memiliki akses yang sama terhadap teknologi dan internet. Oleh karena itu, universitas terus berupaya untuk menyediakan fasilitas dan dukungan yang diperlukan bagi mahasiswa yang membutuhkannya. Dengan adopsi teknologi e-learning ini, Universitas Muhammadiyah Lamongan membuktikan komitmennya untuk terus berinovasi dalam pendidikan tinggi, mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan masa depan dengan lebih siap dan terampil. ![](https://im.umla.ac.id/storage/qV3iz8gvyI3B80z3utK2EdVaUFIXwY6frIN2yApm.png)

Pendidikan

12 March 2026 | 12:38 WIB

Himpunan Mahasiswa Informatika Medis (HMIM) UMLA Menggelar Pelatihan Pembuatan Game Edukasi Pola Makan Sehat untuk Siswa MTSN 1 Lamongan

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Himpunan Mahasiswa Informatika Medis dari Universitas Muhammadiyah Lamongan baru-baru ini meluncurkan inisiatif unik dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pola makan sehat di kalangan siswa SMP. Melalui program pengabdian masyarakat, himpunan tersebut menyelenggarakan pelatihan pembuatan game edukasi yang menarik dan interaktif, dengan fokus pada pola makan sehat. Dengan semangat inovasi dan kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, mahasiswa informatika medis mengembangkan platform pembelajaran berbasis pemrograman visual desktop yang memungkinkan siswa MTSN 1 Lamongan untuk belajar tentang pentingnya pola makan sehat secara interaktif melalui permainan komputer. Pelatihan ini dihadiri oleh puluhan siswa MTSN 1 Lamongan dari berbagai sekolah di sekitar kota, yang antusias untuk belajar dan berpartisipasi dalam pengembangan game edukasi tersebut. Para peserta diajak untuk belajar konsep dasar pemrograman visual sambil merancang dan mengembangkan permainan komputer yang menyenangkan dan informatif tentang pola makan sehat. Selama pelatihan, para peserta dibimbing oleh tim mahasiswa informatika medis yang berpengalaman dalam pengembangan perangkat lunak dan desain game. Mereka memberikan panduan langkah demi langkah tentang cara menggunakan alat pemrograman visual untuk menciptakan game yang menarik dan mudah dimengerti oleh anak-anak. Menurut Zakka, ketua Himpunan Mahasiswa Informatika Medis, tujuan utama dari program ini adalah untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya pola makan sehat kepada generasi muda. "Kami percaya bahwa dengan pendekatan yang kreatif dan interaktif seperti ini, kami dapat memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perilaku makan anak-anak kita," katanya. Para peserta pelatihan juga mengungkapkan kegembiraan mereka dalam mengikuti program ini. "Saya sangat senang bisa belajar cara membuat game sendiri, dan lebih baik lagi bahwa game yang kami buat bisa mengajarkan orang lain tentang pentingnya makan sehat," ujar salah satu peserta. Dengan berakhirnya pelatihan, para peserta pulang dengan pengetahuan baru tentang pola makan sehat serta keterampilan dasar dalam pembuatan game. Himpunan Mahasiswa Informatika Medis berharap bahwa melalui program ini, mereka dapat terus mendukung pendidikan kesehatan masyarakat dengan pendekatan yang inovatif dan menyenangkan. ![](https://im.umla.ac.id/storage/jy0gvnrhiDSqNSHUpAcnwkiV0jThjlzzRKAxFy2w.png)

Pendidikan

12 March 2026 | 12:35 WIB

Runner-up 2 Duta Kampus UMLA Banggakan Prodi Informatika Medis

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Penghargaan

Duta Kampus UM Lamongan merupakan acara tahunan yang diselenggarakan Lesikom dibawah UM Lamongan. Acara ini digunakan untuk menggali potensi yang ada pada mahasiswa UM Lamongan. setiap Prodi dilingkungan UM Lamongan wajib mengirimkan minimal 2 mahasiswa yang terdiri dari 1 mahasiswa dan 1 mahasiswi. Untuk menjadi duta kampus harus melewati beberapa tahap seleksi. Tahap seleksi pertama dilakukan pada Selasa 16 Januari 2024 yaitu dengan diadakan tes seleksi tes tulis, baca tulis al-qur'an dan wawancara. Dari sini akan dipilih 10 duta kampus putra dan 10 duta kampus putri. ![](https://im.umla.ac.id/storage/BzZsjCWuciGkpSEjsYDBKrVNqVU40whheSBno1lB.png) Dwi Putra Alvinsyah dan Septina Alfiani Hidayah merupakan perwakilan delegasi dari prodi Informatika Medis. Mengawali debut pertama dalam acara pemilihan duta kampus UMLA merupakan awal menggali potensi yang dimiliki mahasiswa tersebut. Dwi putra Alvinsyah lolos ke babak selanjutnya setelah melewati tes seleksi pertama namun Septina Alfiani Hidayah harus terhenti di babak pertama. Pada tanggal 2 Februari 2024 dilakukan GrandFinal Pemilihan Duta Kampus UM Lamongan 2023-2024. Dan Dwi Putra Alvinsyah terpilih lolos menjadi finalis 5 besar Duta Kampus setelah memaparkan program kerja yang digagas untuk kemajuan UMLA. Ini merupakan langkah awal yang baik karena bisa menyingkirkan beberapa peserta dari prodi lain. ![](https://im.umla.ac.id/storage/KoDfjsnJFFdRkaKEmqRO5FjYIfo1huT19PbLtwjN.png) Setelah lolos babak 5 besar, Alvin sapaan akrabnya harus kembali bertarung untuk merebut posisi 3 besar. Dan penilaian untuk menuju 3 besar adalah akumulasi dari mulai karantina sampai grandfinal. Saat pengumuman 3 besar, saya merasa deg-degan karena ini debut awal prodi kami, ungkap Shodiq selaku dosen informatika medis. Dan alhamdulillah Alvin masuk 3 besar bersama mahasiswa prodi D3 Fisioterapi dan S1 Keperawatan. Sesi terakhir adalah tanya jawab dimana finalis wajib mengambil undian pertanyaan yang sudah disediakan oleh panitia pemilihan duta kampus. Alhamdulillah Alvin finish di posisi Runner-up 2. ![](https://im.umla.ac.id/storage/5W9GzX45V5n1PPo8STTkoMZS5q5hbmANWWBExRXD.png)

Pendidikan

12 March 2026 | 12:23 WIB

SEMINAR TEKNOLOGI INDUSTRI BATCH 1 PRODI S1 INFORMATIKA MEDIS "The Implementation of AI and AR in the Healthcare Sector"

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Seminar

Pada seminar teknologi industri ini prodi Informatika Medis menghadirkan pemateri Ahmad Hafidh Ayatullah, M.Kom selaku CEO EternityTech dan juga seorang akademisi yang berfokus pada kecerdasan buatan dalam sektor kesehatan. Pada seminar tersebut pemateri memberikan pengetahuan tentang pentingnya penerapan Artificial Intellegence (AI) dan Augmented Reality (AR) pada sektor kesehatan. Acara ini dilakukan pada Tanggal 04 Januari 2024 mulai pukul 08.00-11.30 WIB di Aula Budi Utomo ![](https://im.umla.ac.id/storage/YLyVXTNyBmvZGp980C6uNSJwc4SaEu3vCafhJvjl.png) Pada era inovasi teknologi yang berkembang pesat, kesehatan telah menjadi fokus utama bagi penerapan kecerdasan buatan (AI) dan realitas augmentasi (AR) untuk menghadirkan perubahan besar dalam sektor kesehatan. Keberlanjutan penelitian dan implementasi teknologi canggih ini telah membuka pintu menuju diagnosis yang lebih akurat, perawatan yang lebih personal, dan pengalaman pasien yang lebih interaktif. **AI Menciptakan Diagnosis yang Lebih Cepat dan Akurat** Dengan integrasi sistem AI dalam diagnosa medis, para profesional kesehatan kini dapat mengakses analisis data yang kompleks dengan cepat dan akurat. Algoritma cerdas yang dilatih untuk mengenali pola-pola kesehatan dan menganalisis data medis dapat memberikan dukungan yang lebih baik dalam menentukan diagnosis, mengurangi kesalahan manusia, dan mempercepat proses pengobatan. AR Mengubah Pengalaman Pasien Realitas augmentasi (AR) telah merambah ke dunia pelayanan kesehatan, memberikan pengalaman pasien yang lebih terlibat dan informatif. Dalam lingkungan AR, pasien dapat melihat visualisasi 3D dari organ tubuh mereka, memahami prosedur medis yang kompleks, dan bahkan berinteraksi dengan tim medis mereka melalui antarmuka virtual. Hal ini tidak hanya memberikan pemahaman yang lebih baik kepada pasien tetapi juga mengurangi kecemasan dan ketidakpastian seputar perawatan mereka. Peningkatan Efisiensi Perawatan AI telah membantu mengoptimalkan perencanaan dan pengelolaan perawatan pasien. Dengan pemantauan real-time dan analisis data, sistem AI dapat memberikan rekomendasi untuk penyesuaian perawatan yang lebih baik. Ini tidak hanya menghasilkan efisiensi yang lebih tinggi tetapi juga mengoptimalkan alokasi sumber daya kesehatan. Perkembangan Menuju Kesehatan Personal Dengan AI, sistem kesehatan dapat mengumpulkan dan menganalisis data dari berbagai sumber untuk memberikan solusi perawatan yang lebih personal. Ini termasuk perencanaan diet yang sesuai, rekomendasi gaya hidup yang sehat, dan bahkan prediksi risiko penyakit berdasarkan data genetik dan riwayat medis. Pembaruan Kesehatan Global Implementasi kecerdasan buatan dan realitas augmentasi tidak hanya terjadi di pusat-pusat medis maju, tetapi juga di berbagai negara di seluruh dunia. Keberlanjutan kolaborasi global dalam penelitian dan pengembangan teknologi kesehatan membuka pintu bagi pembaruan kesehatan global yang lebih inklusif dan terjangkau. Dengan terus berlanjutnya kemajuan dalam AI dan AR, masa depan kesehatan global menjadi semakin menarik, menjanjikan, dan penuh potensi untuk mencapai tingkat pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi seluruh populasi dunia imbuh Ahmad Hafidh Ayatullah selaku pemateri. Acara ini dilakukan sebagai materi pendukung dari mata kuliah pengantar informatika medis. Pada acara ini diikuti sebanyak 70 mahasiswa yang terdiri dari prodi Informatika Medis, Biologi, Fisika dan peserta umum. Alasan mereka tertarik dari acara ini adalah memang masih ada irisan dengan matakuliah yang ada di prodi masing-masing selain itu memang tema dari seminar juga sesuai dengan era revolusi industri saat ini. imbuh Novi mahasiswa fisika UM Lamongan. ![](https://im.umla.ac.id/storage/mLYyjcEEbHc3LSBlyNC1jcV6HzNOHgjQMpTOC6JV.png)

Pendidikan

12 March 2026 | 11:39 WIB

Bimbingan Teknis Akreditas LAM INFOKOM

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

![](https://im.umla.ac.id/storage/yTzMc4mb3SxImle4NcOl4d3Z1cAc8NFByLO4nB68.png) Dalam Rangka menunjang keberlangsungan program studi informatika medis UM Lamongan mengikuti dan menghadiri Bimbingan Teknis Akreditas LAM INFOKOM (Lembaga Akreditasi Mandiri Informatika dan Komputer) yang diadakan lldikti7 di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya tanggal 6-7 Oktober 2023 dengan mengundang seluruh program studi ilmu komputer dan sejenis di wilayah lldikti7. ![](https://im.umla.ac.id/storage/IJsm3kn4AGdiUJH5U46GaTlR88HhtXhkOqjhKYgA.png) Sebanyak 50 perguruan tinggi di Jawa Timur menjalani Bimbingan Teknik (Bimtek) dalam penyusunan dokumen akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Informasi dan Komputer (Lam Infokom) terkait Prodi Informatika dan Komputer di Lingkungan Layanan Lembaga Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII Jawa Timur, pada 6-7 Oktober 2023. Prof Sri Hartati Ketua Dewan Eksekutif Lam Infokom mengatakan, pembinaan teknis itu dilakukan karena dari sekitar 2200 prodi di Indonesia, hanya sepertiga yang memenuhi posisi standar nasional. “Hal ini menjadi keprihatinan Lam Infokom, sehingga mengadakan program pembinaan prodi untuk wilayah LLDIKTI di seluruh Indonesia, termasuk saat ini LLDIKTI VII Jawa Timur, agar mereka dapat memahami instrumen-instrumen akreditasi,” ucapnya Acara ini sangat baik untuk menunjang prodi rumpun ilmu komputer yang ada di jawa timur. selain itu manfaat yang saya peroleh dari adanya acara ini adalah saya mulai paham tentang regulasi instrumen akreditasi LAM INFOKOM yaitu tentang PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan) dalam operasional sebuah prodi. tidak hanya itu saya juga berkesempatan sharing dengan Prof Sri Hartati mengenai komposisi keilmuan prodi informatika medis serta acuan capaian pembelajaran lulusan prodi ini karena memang belum ada panduan paten untuk prodi ini ucap muhammad shodiq, S.Kom., M.Kom. ![](https://im.umla.ac.id/storage/qp3KvZu4TBsHRJaNWtqYFT9Ro35seKwc2IJg3GeC.png)

Pendidikan

12 March 2026 | 11:28 WIB

Penguatan Kurikulum Prodi

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

![](https://im.umla.ac.id/storage/3Dj26qfuWleqXsAjL4kpgvf1auAimBTzVko7W0kE.png) UMLA mengadakan penguatan kurikulum untuk prodi baru yaitu informatika medis selama 2 hari yaitu 7-8 September 2023 dengan pembicara Bapak Dr. Muhammad Syaifuddin, MM dari Universitas Muhammadiyah Malang. Dalam rapat tersebut dibahas struktur kurikulum terbaru berbasis OBE sampai pembuatan RPS. Acara tersebut dibuka oleh Rektor UM Lamongan Bapak Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep, Ns. M.Kes. Acara ini memberikan manfaat untuk saya karena walaupun saya sudah pekerti tapi masih bingung dengan cara pembuatan RPS tapi dengan adanya acara ini saya jadi lebih paham tentang RPS dan saya anggap ini pekerti versi kedua karena acara ini dilakukan dari pagi sampai jam 20.00 WIB dan untuk kedua kalinya saya ketemu bapak syaifudin selaku pembicara dan yang dibahas hampir sama dengan pekerti dan lebih lagi tentang diskusi kurikulum informatika medis dengan beliau. ucap Muhammad shodiq, M.Kom. Acara ini juga diikuti dari Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah (STAIM) Paciran dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Tuban. ![](https://im.umla.ac.id/storage/H9340vYPbKjbUhKEw9y3Yib5FlV2POYqWi0dcg5t.png)

Pendidikan

12 March 2026 | 11:25 WIB

Koordinasi Kurikulum Informatika Medis Indonesia

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Dalam Rangka membahas mengenai kurikulum paten informatika medis/ kesehatan yang akan diajukan ke lembaga APTIKOM, maka semua prodi yang tergabung dalam grup informatika medis/ kesehatan mengadakan rapat setiap bulan yang dipandu oleh Bapak Nur Rohman dan Bapak Anis Fuad dari Universitas Gadjah Mada. Rapat ini diikuti kurang lebih 15 prodi informatika medis/ kesehatan yang ada di Indonesia. Selain itu juga membahas tentang perkembangan informatika medis di indonesia dan luar negeri yang mana pada acara tersebut disuguhkan materi kurikulum informatika kesehatan dari Australia, Amerika dan Asia kemudian dibandingkan mana yang lebih mendekati dengan Indonesia walaupun Indonesia bagian dari Asia tidak menutup kemungkinan bahwa bisa mengadopsi kurikulum dari Amerika maupun Australia. Selain itu juga disinggung oleh Bapak Nur Rohma bahwa informatika medis/ kesehatan tidak sebatas pada data tetapi juga harus dipikirkan juga mengenai instrumentasi yang berhubungan dengan bidang kesehatan. ![](https://im.umla.ac.id/storage/63is4Rf2Q8sRpmbMPLLmqUZ0mjVkK7L1BKxwAQzj.png)

Pendidikan

12 March 2026 | 11:23 WIB

Pembentukan Himpunan Mahasiswa Informatika Medis (HMIM)

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Dalam Rangka mendukung program kerja prodi informatika medis, membentuk himpunan mahasiswa yang didampingi oleh sekretaris Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan. Hasil Kesepakatan pembentukan nama himpunan informatika medis adalah HMIM (Himpunan Mahasiswa Informatika Medis). Dari rapat tersebut saudara Mutsna Sa Yu Zakka terpilih sebagai ketua HMIM periode 2023/2024. Semoga organisasi ini membawa manfaat untuk kita semua dan sebagai wadah untuk mengeksplorasi ilmu yang dipunyai mahasiswa dalam proses belajar dan juga sebagai pendukung dari prodi informatika medis untuk melakukan tridarma perguruan tinggi imbuh M Cahyo Kriswantoro selaku dosen pembina HMIM ![](https://im.umla.ac.id/storage/VSCmGwhaTpJ1fC6fBtrktsvyyIhdq1i6M5MmDajc.png)

Pendidikan

12 March 2026 | 11:18 WIB

Guest Lecturer "Accelerating Digital Transformation with Artificial Intelligence"

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Seminar

![](https://im.umla.ac.id/storage/V4wBk91uRl8zkbGLWIPKJ8Jo8QVzYD4iAtJOqm57.png) Kuliah Tamu ini diselenggarakan oleh Kantor Urusan Kerjasama Internasional Universitas Muhammadiyah Lamongan untuk Fakultas Sains Teknologi dan Kesehatan. Kuliah ini menghadirkan Mr. Peng Wang, Ph.D. University of Chemical Technology China pada Tanggal 26 Oktober 2023 di Aula Budi Utomo dengan tema Kecerdasan Buatan untuk Industri. ![](https://im.umla.ac.id/storage/IO4B9ERdasygMNP2FYcwBcxnaQ8RKuxpyLwJOXsH.png) Pada kuliah ini dibahas bahwa kemajuan AI sangat pesat dan bisa digunakan di Industri dan Kesehatan. Acara ini diikuti sekitar 200 mahasiswa semester 1 untuk Fakultas Sains Teknologi dan Pendidikan yang terdiri dari prodi Biologi, Fisika, Teknik Komputer, PGSD, Teknik Industri dan Informatika Medis untuk MK Wawasan IPTEKS. Peserta kali ini sangat antusias terhitung lebih dari 6 pertanyaan untuk pembicara. Menurut Zakka selaku mahasiswa Informatika medis merasa senang sekaligus pengalaman pertama kuliah dengan pembicara dari luar negeri. Selain menambah ilmu juga menambah relasi karena bisa kenal dengan lainnya dan bisa melakukan kolaborasi dalam bidang informatika medis. ![](https://im.umla.ac.id/storage/paW0AlAaBWZDeP6Wh2hwAfbgqCOz84ajdvR5vnCu.png)![](https://im.umla.ac.id/storage/CYDvPRboAwwzrZqpQJ4m7yg1FPxY8IKw11qShupw.png)

Pendidikan

12 March 2026 | 10:48 WIB

Masa Taaruf Mahasiswa UMLA 2023/2024

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

![](https://im.umla.ac.id/storage/OkU18qWRDVV8I1EoeaqbTvMFFDYKWHHOz4dCdyUG.png)![](https://im.umla.ac.id/storage/VweD8VQHRhcXGaPfGB12eafBKxQ2oRnP6wieB2FH.png) Acara mastama tahun 2023/2024 ini ada even yang belum pernah dilakukan pada mastama sebelumnya yaitu even tentang lomba pakaian adat Indonesia yang wajib dipakai oleh seluruh civitas akademik UMLA. Pakaian adat yang digunakan beragam dari wilayah provinsi aceh sampai papua dan kebanyakan dari dari wilayah pulau jawa dan sumatera. Menurut Cahyo selaku dosen informatika medis memakai baju adat khas jawa timur karena memang identitas dari kampus UMLA yang ada di provinsi Jawa Timur. Sedangkan menurut Shodiq selaku kaprodi Informatika Medis memakai pakaian khas Batak Sumatera Utara karena menurutnya bagus, unik dan juga memang kain ulosnya sebagai identitas orang sumut. ![](https://im.umla.ac.id/storage/lIAyckd2ByKrP4Q54vuPW5QkeBjX0VJlK0VfUOWx.png) Tahun ini merupakan tahun pertama bagi prodi informatika medis dalam menerima mahasiswa. prodi ini terbilang baru tapi memiliki prospek kerja yang terbuka mengingat prospek kerja bekerja di fasilitas kesehatan. Berikut dokumentasi dari Mastama Informatika Medis. Informatika Medis ini mengkolaborasikan Ilmu komputer dengan ilmu kesehatan untuk membantu menyelesaikan masalah kesehatan. Semboyan Informatika Medis adalah Ahli IT Mahir ICD. Saat mastama juga dilakukan pemaparan dan pengenalan prodi informatika medis imbuh Muhammad shodiq, M.Kom selaku kaprodi prodi tersebut.

Pendidikan

12 March 2026 | 09:13 WIB

SISTEM MONITORING KADAR GAS KARBON DIOKSIDA (CO2) BERBASIS INTERNET OF THINGS

Admin Web Informatika Medis

Admin Web

#Kegiatan

Hal yang melatarbelakangi dari penelitian ini adalah posisi kampus yang dipinggir jalan provinsi yang dilalui kendaraan besar dan juga diapit oleh pabrik yang menghasilkan gas pembakaran juga ditunjang dengan lahan pertanian dibelakang kampus ini yang biasanya para petani membakar rumput kering dan sampah jika akan mulai proses penanaman. Jika gas tersebut melebihi batas aman akan bisa menimbulkan berbagai penyakit yang berhubungan dengan kesehatan seperti, paru-paru, sesak napas, pneumonia dan lain-lain. Dari sinilah tercetus ide untuk melakukan monitoring kadar gas karbondioksida menggunakan teknologi Internet of Things imbuh Muhammad Shodiq, S.Kom., M.Kom selaku dosen pembimbing skirpsi. ![](https://im.umla.ac.id/storage/oDUWI0AQKeLZewbSqFlbUUSixZJMTLxAnPrLhegk.png) Selain itu, menurut Muhammad Shodiq, S.Kom., M.Kom., karena dirinya akan dipindah homebase kan ke prodi informatika medis yang sebelumnya berhomebase di prodi teknik komputer. Oleh sebab itu, beberapa anak bimbingannya diarahkan untuk penelitian yang menggunakan hardware (sensor) sebagai identitas dari prodi teknik komputer dan juga melakukan penelitian studi kasus dalam kesehatan karena nantinya pindah ke informatika medis, jadi penelitiannya harus relevan dengan prodi atau berbau kesehatan.

Daftar Kerjasama Program Studi Informatika Medis

Program Studi Informatika Medis UMLA telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan, institusi pendidikan, dan instansi pemerintah baik lokal, nasional, maupun internasional dalam pengembangan teknologi inovatif dan tepat guna, serta dalam bidang penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kominfo

Menjadi Ahli IT & Mahir ICD

Bersama Informatika Medis Universitas Muhammadiyah Lamongan